Bupati Maybrat Berduka 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Ungkap 12 Kali Masuk Wilayah Konflik

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita

MAYBRAT, iNews.id - Bupati Maybrat Karel Murafer mengungkapkan pemerintah daerah bersama TNI-Polri telah 12 kali keluar masuk wilayah konflik dalam upaya pendekatan damai. Namun terjadi penyerangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) hingga menewaskan dua prajurit TNI AL di Kampung Sori, Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026).

Bupati Karel Murafer menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden berdarah tersebut.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Maybrat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya dua prajurit terbaik bangsa,” ujarnya dikutip dari iNews Sorong Raya, Senin (23/3/2026).

Dia menegaskan, pengorbanan para prajurit TNI merupakan bentuk nyata perjuangan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selama lebih dari 1 tahun kepemimpinannya, Pemkab Maybrat mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam konflik di wilayah rawan. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri bahkan telah berulang kali turun langsung ke lapangan.

“Kami sudah hampir 12 kali masuk ke wilayah konflik bersama TNI dan kepolisian. Pendekatan yang kami lakukan bersifat soft,” kata Karel.

Pendekatan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, layanan pendidikan, hingga kesehatan bagi masyarakat di daerah terisolasi. Salah satu simbol pendekatan damai itu adalah pembangunan Jembatan Ekret menuju Aisah.

Proyek ini diharapkan mampu membuka akses wilayah terpencil sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.

Menurut Karel, strategi ini bertujuan merangkul kelompok yang berbeda pandangan agar kembali terlibat dalam pembangunan daerah.

Ironisnya, insiden penyerangan terjadi saat Bupati Maybrat tengah berada di Kota Sorong untuk agenda silaturahmi Idul Fitri.

“Kami baru saja turun ke Sorong untuk bersilaturahmi dengan Forkopimda provinsi. Namun, kami langsung mendapat kabar penyerangan,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, tiga prajurit tertembak, dua di antaranya gugur, sementara satu lainnya kini masih menjalani perawatan intensif di RSAL Kota Sorong.

Menanggapi insiden itu, pemda bergerak cepat berkoordinasi dengan Gubernur Papua Barat Daya, Danrem, Kabinda serta Forkopimda. Rapat darurat digelar untuk menentukan langkah strategis, termasuk penguatan keamanan dan penanganan korban.

Pemda bersama provinsi juga menanggung biaya pemulangan jenazah dua prajurit gugur sebagai bentuk penghormatan.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung aparat keamanan dalam mengejar pelaku penyerangan.

“Saya berharap semua pihak mendukung aparat yang sedang bertugas untuk melakukan penindakan terhadap pelaku,” ucapnya.

Dia memastikan, pemerintah akan terus melakukan pendekatan sosial guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Menurutnya, duka atas gugurnya prajurit bukan hanya dirasakan keluarga korban, tetapi juga seluruh masyarakat Maybrat. Dia berharap pengorbanan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan keamanan nasional.

“Kami berdoa agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujarnya.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Balik Wisatawan Lembang Diprediksi Terjadi Sore hingga Malam Ini
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Info Diskon Tarif Tol Tambahan 23% di Batang-Semarang sampai 31 Maret
• 7 jam laludetik.com
thumb
One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Diberlakukan Besok, Cek Skemanya di Sini
• 3 jam laludisway.id
thumb
Cerita Warga Pilih Mudik Setelah Lebaran: Nggak Harus War Tiket
• 8 jam laludetik.com
thumb
Dinyinyirin Netizen Gegara Kasih THR Rp15 Ribu ke Tetangga, Dewi Perssik: Dikasih Salah, Gak Dikasih Dighibahin!
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.