Salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami anak adalah gigi berlubang. Masalahnya, pemicu gigi berlubang bukan hanya karena kesehatan gigi anak kurang terjaga saja, Moms.
Menurut dokter spesialis gigi anak yang juga expert kumparanMOM, drg. Joshua Calvin, Sp.KGA, gigi berlubang pada anak bisa ditularkan dari orang dewasa, lho!
Penyebab Anak Tertular Gigi BerlubangDokter yang akrab disapa Uncle Jo ini menjelaskan, munculnya lubang pada gigi disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans yang bisa hidup di dalam mulut.
“Lubang gigi itu bisa menular, terutama dari orang tua atau pengasuh ke anak. Karena bakteri Streptococcus mutans itu pintar banget, dia bisa pindah-pindah dari mulut kita ke mulut anak,” jelas Uncle Jo.
Menularnya gigi berlubang kepada anak, dalam artian ini, bukan menular seperti ketika kita bersin yang dropletnya bisa beterbangan lewat udara. Tetapi, lewat kebiasaan sehari-hari bersama si kecil, Moms. Apa saja kebiasaan yang dimaksud?
1. Meniup Makanan Anak
Kebiasaan meniup makanan yang masih panas sebelum diberikan ke anak adalah salah satu contoh mudah penularan bakteri dari dalam mulut.
“Misalnya, sendoknya kita tiup. Di ludah kita ada droplet-nya yang berisi kuman juga. Bakteri juga pasti pindah ke sendok, dari sendok pindah ke mulut si anak,” ujar dia.
2. Mencium Anak
Sebagai orang tua, rasanya kita selalu ingin menciumi si kecil. Tapi Moms, penting juga untuk mewaspadai risikonya, terutama jika kebiasaan mencium di keluarga bukan di pipi, melainkan di mulut. Sebab potensi penularan bakteri jadi lebih besar.
“Ketika kita suka cium-cium bibir anak, hati-hati!” tegas dia.
Cara Cegah Penularan Gigi Berlubang ke Anakdrg. Joshua menegaskan kita tetap boleh mencium atau menyuapi anak, tetapi ada syaratnya dulu. Pertama, pastikan gigi kita dalam keadaan sehat dan bersih.
“Gigi kita harus bersih dulu supaya gigi anak, kita nanti juga bisa mengajari, untuk rutin menjaga kebersihan giginya,” tutur drg. Joshua.
Selanjutnya, ia menyarankan bagi orang tua yang sudah memiliki gigi berlubang agar menghindari berbagi alat makan bersama anak-anak. Jadi, sebaiknya alat makan Anda dan anak dipisah, ya!
Dan terakhir adalah bila kondisi membuat Anda perlu meniup anak-anak, misalnya makanannya panas, maka sebaiknya tunggulah sejenak sampai makanan sudah lebih hangat. Atau juga bisa menggunakan kipas portable. Sehingga, tidak perlu meniup anak dengan mulut Anda, Moms.
“Jadi, boleh-boleh saja menyuapi anak, mencium anak. Tetapi, kita harus memastikan bahwa lingkungan mulut kita bersih dulu, ya!” pungkasnya.





