Bandung, VIVA – Arus lalu lintas di Kota Bandung hari ini mulai mengalami peningkatan seiring dimulainya arus balik Lebaran dari wilayah Jawa. Kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah titik, terutama jalur masuk kota dan ruas penghubung dari arah luar Bandung.
Berdasarkan pemantauan terbaru VIVA Otomotif, Senin 23 Maret 2026, tingkat kemacetan tercatat mencapai 58 persen, lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Kecepatan rata-rata kendaraan pun melambat di angka 18,1 km/jam, menandakan arus kendaraan yang mulai tersendat dan tidak mengalir lancar seperti hari biasa.
Lonjakan volume kendaraan ini diduga kuat berasal dari para pemudik yang mulai kembali ke kota-kota besar, termasuk Bandung, setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. Sejumlah jalur utama seperti akses dari arah Lembang, Cimahi, hingga koridor Pasteur dan pusat kota terpantau mengalami perlambatan cukup signifikan, terutama di titik pertemuan arus kendaraan.
Tercatat ada 39 titik kemacetan dengan total panjang antrean mencapai 17 kilometer. Kepadatan tidak hanya terpusat di pusat kota seperti Bandung Wetan dan Coblong, tetapi juga merambat hingga kawasan pinggiran dan jalur arteri utama. Kondisi ini menunjukkan bahwa beban lalu lintas tersebar merata akibat tingginya mobilitas kendaraan yang masuk ke Bandung.
Jika melihat pola pergerakan dalam beberapa hari terakhir, kondisi hari ini tergolong lebih padat dibanding hari-hari sebelumnya. Bahkan, kemacetan sudah mulai terasa sejak menjelang siang, lebih cepat dari pola normal yang biasanya terjadi pada jam sibuk pagi dan sore hari. Ini menjadi indikasi awal bahwa arus balik sudah mulai terbentuk lebih dini.
Fenomena ini sejalan dengan dimulainya arus balik Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat tajam dalam waktu bersamaan. Pengendara dari luar kota yang masuk ke Bandung berkontribusi besar terhadap kepadatan, ditambah warga lokal yang juga mulai kembali beraktivitas setelah libur panjang.
Selain itu, meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi juga menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi lalu lintas. Banyak pemudik memilih kembali lebih awal untuk menghindari puncak arus balik, namun hal tersebut justru membuat kepadatan terjadi lebih merata sepanjang hari.




