Hujan Berhari-hari Jadi Pemicu Longsor di TPU Muara Benda Depok

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Depok selama beberapa hari terakhir menjadi pemicu longsor di TPU Muara Benda, Kemiri Muka, Depok.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) siang dan mengakibatkan belasan makam terdampak.

Pengelola TPU Muara Benda, Muhayar, mengatakan, longsor terjadi setelah hujan turun selama empat hari berturut-turut yang membuat struktur tanah tidak lagi stabil.

“Nah, ini disebabkan akibatnya longsor itu karena irigasi masuk air karena hujan terus, terlalu banyak hujannya jadi sehingga tanah itu kebawa amblas,” kata Muhayar, saat ditemui di lokasi, Senin (23/3/2026).

Baca juga: TPU Muara Benda Depok Longsor: 16 Makam Terdampak, 3 Jenazah Masih Dicari

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 16 makam terdampak, dengan sebagian di antaranya jatuh ke area lebih rendah.

“Terdampak semua enam belas. Yang tercebur ke jurang. Tapi, masih ada sisanya tiga lagi yang belum ketemu (masih ketimbun)," kata dia.

Muhayar menyebut, sebagian jenazah sudah berhasil ditemukan dan dimakamkan kembali, sementara proses pencarian masih terus berlangsung.

“Yang dimakamkan kembali baru lima, sisanya sedang pencarian," kata dia.

Ia menambahkan, proses evakuasi telah dilakukan sejak hari kejadian hingga malam hari dan masih berlanjut hingga saat ini.

“Ini kami dari jam 14.30 WIB kemarin saat kejadian sampai jam 24.00 malam. Sampai saat ini, hari Senin masih melakukan pencarian,” ujar dia.

Menurut Muhayar, seluruh makam yang terdampak nantinya akan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Sementara salah seorang petugas di lokasi, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengatakan, tanda-tanda longsor sebenarnya sudah terlihat sejak sebelumnya akibat kondisi tanah yang terus diguyur hujan.

Baca juga: 3.675 Rumah di Depok Terendam Banjir, 14.700 Warga Terdampak

“Kemarin siang sudah retak tanahnya hujan mulu kan. Jadi yang bekas diturap itu yang paling bawah itu longsor, ambles," kata dia.

Di sisi lain, seorang keluarga korban, Nursahid, mengaku mendapat kabar mengenai kejadian tersebut dari pengurus TPU pada Minggu sore.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menyebut, jenazah orangtuanya telah ditemukan dan akan segera dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI perkuat pengamanan dan intelijen pasca kontak tembak di Maybrat
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Taman Wisata Linggarjati Kuningan Ramai Diserbu Pengunjung di Hari Kedua Lebaran 
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengakuan Jujur Kirsten Dunst: Gabung Minecraft 2 Demi Anak dan Finansial
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Real Madrid vs Atletico 3-2: Real Madrid Jaga Asa Juara La Liga
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tottenham Hotspur Dibantai Nottingham Forest 0-3 dan Terancam Degradasi di Liga Inggris 2025/2026
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.