Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan momen bersejarah dengan meraih podium ketiga pada balapan Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Goiania, dini hari tadi.
Hasil ini terasa semakin spesial karena diraih lewat perjuangan panjang sejak awal balapan.
- Instagram/Veda Ega Pratama
Memulai lomba dari posisi keempat, Veda sempat menembus posisi tiga besar pada lap-lap awal.
Namun, ritmenya perlahan menurun hingga harus tercecer ke posisi ke-10 sejak lap kelima, terutama karena kesulitan mengendalikan ban belakang.
Situasi balapan kemudian berubah drastis pada lap ke-15 setelah insiden yang melibatkan pembalap lain memicu bendera merah.
Balapan dihentikan sementara dan dilanjutkan dengan format restart lima lap, dengan posisi start berdasarkan klasemen lap ke-14 sehingga membuat Veda kembali harus memulai dari posisi ke-10.
Pada restart, Veda langsung tampil agresif. Ia naik ke posisi kedelapan tak lama setelah start, lalu terus memperbaiki posisi secara bertahap di tengah persaingan ketat.
Memasuki dua lap terakhir, pembalap berusia 17 tahun itu melesat ke posisi keempat.
Puncaknya terjadi di lap terakhir, saat ia melakukan manuver krusial dengan menyalip Alvaro Carpe di Tikungan 4 untuk merebut posisi ketiga hingga garis finis.
Usai balapan, Veda mengaku sangat puas dengan hasil yang diraihnya, terutama setelah sempat mengalami kesulitan di awal lomba.
“Hari ini, saya bekerja sangat baik. Sebelum bendera merah, saya kesulitan mengendalikan ban belakang dalam balapan. Namun, akhirnya saya finis di tiga besar di Grand Prix kedua saya dan ini pencapaian terbesar saya saat ini,” ujar Veda.
Podium ini menjadi yang pertama bagi Veda di kelas Moto3 sekaligus menorehkan sejarah bagi Indonesia di ajang Grand Prix.
Ia pun tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukungnya.
“Tentu saja, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh rakyat Indonesia dan semua sponsor, keluarga saya yang menonton di Indonesia. Terima kasih banyak. Ini luar biasa!” tukasnya.



