FAJAR, JAKARTA – Tiga pembalap rookie yang pernah bersaing ketat di Red Bull Rookies Cup 2025 telah menuntaskan dua seri pembuka Moto3 2026 di Thailand dan Brasil. Mereka adalah Brian Uriarte, Hakim Danish, dan Veda Ega Pratama. Bagaimana hasilnya?
Sejauh ini, baik Uriarte maupun Hakim belum mampu menandingi kecepatan Veda Ega. Remaja asal Gunungkidul tersebut konsisten mengungguli kedua rivalnya di dua seri balapan yang telah berjalan.
Sebagai catatan, ketiga pembalap ini sebelumnya terlibat persaingan sengit di Red Bull Rookies Cup 2025. Saat itu, Brian Uriarte keluar sebagai juara, disusul Veda sebagai runner-up, dan Hakim Danish di posisi ketiga. Rivalitas mereka kini berlanjut di panggung kelas dunia Moto3 2026.
Balapan terbaru yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Minggu (22/3/2026), menjadi panggung unjuk gigi bagi ketiganya. Hakim Danish, pembalap asal Malaysia yang membela AEON Credit MT Helmets-MSI, sebenarnya memulai start dengan impresif di grid ketiga. Sementara itu, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) dan Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) menempati posisi start keempat dan keenam.
Namun, hasil akhir berbicara lain. Veda Ega berhasil mengamankan podium ketiga. Pencapaian ini mengukir sejarah baru sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil menapakkan kaki di podium kelas Moto3.
Di sisi lain, Hakim dan Uriarte harus puas tercecer di papan tengah. Hakim finis di posisi ke-10, sementara Uriarte membuntuti tepat di belakangnya di posisi ke-11.
Tren positif Veda sudah terlihat sejak seri pembuka di Thailand pada 1 Maret 2026 lalu. Kala itu, Veda finis di posisi ke-5, sedangkan Uriarte berada di peringkat ke-7 dan Hakim terlempar di posisi ke-18.
Berkat hasil konsisten ini, Veda Ega unggul jauh di klasemen sementara. Ia kini bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi 27 poin. Sementara itu, Uriarte berada di peringkat ke-8 dengan 14 poin, dan Hakim menempati peringkat ke-13 dengan raihan 6 poin.
Musim balap masih panjang dan persaingan ketiganya dipastikan akan semakin sengit di seri-seri berikutnya. Namun, jika performa Veda Ega terus stabil, bukan tidak mungkin ia akan menjadi kandidat kuat perebut gelar juara dunia Moto3 2026. (*)
Klasemen Sementara
- Maximo Quiles (Aspar, KTM) – 45 poin.
- Marco Morelli (Aspar, KTM) – 28 poin.
- Veda Ega Pratama (Honda Team Asia, Honda) – 27 poin.
- Alvaro Carpe (KTM Ajo, KTM) – 26 poin.
- David Almansa (Intact GP, KTM) – 25 poin
- Valentin Perrone (KTM Tech3, KTM) – 25 poin.
- Adrian Fernandez (Leopard, Honda) – 18 poin.
- Brian Uriarte (KTM Ajo, KTM) – 14 poin.
- Casey O’Gorman (SIC58, Honda) – 12 poin.
- Guido Pini (Leopard, Honda) – 11 poin
- Rico Salmela (KTM Tech3, KTM) – 10 poin.
- Joel Esteban (MTA, KTM) – 7 poin.
- Hakim Danish (MSI, KTM) – 6 poin.
- David Munoz (Intact GP, KTM) – 6 poin.
- Joel Kelso (MLav Racing, Honda) – 6 poin.
- Adrian Cruces (CIP Green Power, KTM) – 6 poin.
- Scott Ogden (CIP Green Power, KTM) – 4 poin.
- Ryusei Yamanaka (MSI, KTM) – 2 poin.
- Eddie O’Shea (MLav Racing, Honda) – 2 poin.
- Zen Mitani (Honda Team Asia, Honda) – 0 poin.
- Leo Rammerstorfer (SIC58, Honda) – 0 poin.
- Jesus Rios (Snipers, Honda) – 0 poin.
- Nicola Carraro (Snipers, Honda) – 0 poin.
- Cormac Buchanan (CODE, Honda) – 0 poin.
- Ruche Moodley (CODE, Honda) – 0 poin.
- Matteo Bertelle (MTA, Honda) – 0 poin.





