ASDP Catat Lonjakan Pemudik, 2,59 Juta Penumpang Gunakan Kapal Feri

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H Lebaran, jumlah penumpang yang menggunakan layanan penyeberangan mencapai 2.596.597 orang atau meningkat 5,4 persen.

ASDP Catat Lonjakan Pemudik, 2,59 Juta Penumpang Gunakan Kapal Feri. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan selama periode Angkutan Lebaran 2026 tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Hingga saat ini, operasional di 15 lintasan pantauan nasional terpantau berjalan lancar berkat kesiapan operasional serta koordinasi lintas pemangku kepentingan.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H Lebaran, jumlah penumpang yang menggunakan layanan penyeberangan mencapai 2.596.597 orang atau meningkat 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.463.910 orang.

Baca Juga:
Cerita Nahkoda ASDP, 25 Tahun Tak Pernah Kumpul Keluarga saat Lebaran Demi Antarkan Pemudik

Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang tercatat sebanyak 667.526 unit atau naik 7,2 persen dibandingkan 622.604 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun pada periode harian (H) tanggal 21 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 156.838 orang atau meningkat 1,7 persen dibandingkan 154.237 orang pada tahun lalu. Sedangkan jumlah kendaraan mencapai 40.066 unit atau naik 0,6 persen dari 39.811 unit.

Baca Juga:
ASDP Sebut Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Berakhir

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, layanan penyeberangan selama arus mudik Lebaran tetap berjalan lancar dan terkendali meskipun terjadi peningkatan volume pergerakan masyarakat.

“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan layanan, serta koordinasi intensif lintas stakeholder dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujar Heru dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2026).

Baca Juga:
Urai Antrean Kendaraan Pemudik di Pelabuhan Merak, ASDP Terapkan Sistem Tiba Bongkar Berangkat 

Lintasan Jawa–Sumatera–Bali masih menjadi koridor tersibuk sekaligus jalur vital nasional selama periode mudik. Untuk menjaga kelancaran arus, ASDP melakukan penyesuaian pola operasi kapal, kesiapan personel, serta rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan penerapan delaying system di sejumlah buffer zone.

Dalam rangka mengantisipasi arus balik, ASDP juga mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara bagi kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX pada periode 23–29 Maret 2026. Sementara kendaraan lain, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Selain itu, ASDP menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) secara dinamis untuk mempercepat proses bongkar muat sekaligus menjaga rotasi kapal tetap optimal. Penguatan kendali operasional juga dilakukan melalui optimalisasi Port Operational Control Center di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk yang memantau aktivitas secara real time.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan kesiapan arus balik terus diperkuat. Hingga periode H sampai H+10, ketersediaan tiket di lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih mencapai 98,66 persen.

“Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy sejak H-60. Pastikan data penumpang sesuai serta datang ke pelabuhan tepat waktu,” ujar Windy.

ASDP juga mengajak masyarakat memanfaatkan program stimulus diskon tarif yang masih tersedia. Sejak diluncurkan pada 12 Maret 2026, program tersebut telah dimanfaatkan lebih dari 1,06 juta pengguna jasa dengan potongan hingga 100 persen tarif jasa pelabuhan atau sekitar 21,9 persen dari total tarif.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp14,5 miliar atau sekitar 40,84 persen dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 62,36 persen.

Program diskon ini berlaku di tujuh lintasan dan 14 pelabuhan, di antaranya Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, serta Galala–Namlea.

Selain itu, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni juga diberlakukan mulai 23 hingga 31 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus balik.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan nyaman selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Parkir Liar di Monas Kembali Muncul di Malam Hari Meski Sudah Ditertibkan Dishub
• 30 menit lalukumparan.com
thumb
Veda Ega Cetak Sejarah! Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Grand Prix Moto3
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Program Bag of Happiness Human Initiative Disalurkan untuk 100 Ribu Penerima Manfaat
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Iran Ancam Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah, Balas Ultimatum Trump soal Selat Hormuz
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trent Alexander-Arnold Tak Dipanggil Timnas Inggris, Steven Gerrard: Saya Sangat Terkejut
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.