JAKARTA, KOMPAS.com - Dwintha Anggary, cucu pelawak dan seniman legendaris Mpok Nori, tewas dibunuh oleh mantan suami sirinya, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad.
Peristiwa pembunuhan itu diduga terjadi di rumah kontrakan Dwintha di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (20/3/2026) dini hari.
Namun, dalam pemeriksaan pelaku mengaku melakukan aksinya pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Meski demikian, bukti rekaman CCTV menunjukkan pelaku beberapa kali bolak-balik dari kontrakannya ke kontrakan korban pada Kamis (19/3/2026) hingga Jumat (20/3/2026).
Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pelaku melihat korban bersama pria lain di sebuah bazar Ramadan sehari sebelumnya.
Pelaku sempat mengonfrontasi korban dan pria tersebut hingga terjadi pertengkaran sebelum mereka berpisah.
Baca juga: Pembunuh Cucu Mpok Nori Hendak Kabur ke Irak, tapi Sembunyi Dulu di Sumatera
Pada malam harinya, pelaku kembali mendatangi kontrakan korban. Ia kembali menemukan korban bersama pria yang sama, sehingga memicu cekcok kedua.
“Didapati bahwa di dalam kos, korban sedang berduaan dengan pria yang tadi ditemui di bazar. Sempat juga ada cekcok dan keributan di situ,” ujar Fechy di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/3/2026).
Pelaku kemudian diusir dan kembali ke kontrakannya. Namun, setelah beberapa waktu, ia mendatangi korban lagi dengan membawa sebilah pisau.
Saat itu, pertengkaran kembali terjadi. Dalam kondisi emosi, pelaku memiting leher korban lalu menyayatnya menggunakan pisau.
“Karena korban berusaha memberontak, pelaku akhirnya mengambil pisau dan menyayat leher korban,” kata Fechy.
Baca juga: Terungkapnya Pembunuhan Cucu Mpok Nori Berawal dari Ibu Datang Pukul 03.00
Darah korban ditemukan di kasur, lantai, hingga pakaian pelaku. Setelah itu, pelaku sempat mengganti pakaian dan melarikan diri dengan membawa ponsel, paspor korban, serta karpet dari lokasi kejadian.
Pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Bogor dan Sukabumi sebelum akhirnya ditangkap di ruas Tol Tangerang–Merak pada pukul 12.49 WIB di hari yang sama.
Kini, Fuad telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam kasus tersebut.