Prabowo Ungkap Reformasi di Pendidikan: Renovasi 300 Ribu Sekolah, Distribusi 288 Papan IFP, Tingkatkan Kualitas Guru

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mereformasi besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari perbaikan infrastruktur sekolah hingga digitalisasi pembelajaran secara nasional. Pemerintah tengah mempercepat program renovasi sekolah dengan target 300 ribu unit dalam lima tahun ke depan.
 
“Saya sedang melaksanakan perbaikan fisik sekolah-sekolah. Tahun lalu kita hanya mampu 17 ribu sekolah. Tahun ini 70 ribu sekolah. Tahun depan saya ingin naik 90 ribu sekolah. Lima tahun saya ingin selesaikan 300 ribu sekolah,” ujar Prabowo dalam dialog bertajuk “Presiden Prabowo Jawab Kritikan MBG, BOP Terkait Palestina & Nego Tarif Amerika Dengan Donald Trump” melalui keterangan tertulis dikutip Senin, 23 Maret 2026. 
 
Pemerintah juga melakukan transformasi sistem pembelajaran melalui digitalisasi di seluruh sekolah di Tanah Air. Prabowo mengatakan telah mendistribusikan lebih dari 288 ribu unit papan pintar interaktif (Interactive Flat Panel) sampai ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). 

Prabowo perangkat tersebut dilengkapi dengan materi pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami pelajaran secara lebih interaktif.
 

Baca Juga :

Eranya Sains! Prabowo Instruksikan Percepatan Riset Energi Baru dan Terbarukan

“Di tiap interactive ini ada software yang kita isi, hampir semua silabus pelajaran ada di situ. Jadi habis satu kelas pelajaran, kalau guru ingin ulangi, ada,” ujar dia.
 
Prabowo mengungkapkan pemerintah juga menyiapkan sistem pengajaran terpusat untuk mengatasi ketimpangan kualitas guru di berbagai daerah. 
 
“Nanti kita punya studio, guru-guru terbaik akan ngajar di sekolah yang tidak ada guru matematika, yang tidak ada guru bahasa Inggris, dia dapat pelajaran. Dan Interactive, kita bisa monitor di kelas,” ujar dia.
 
Dia mengatakan reformasi pendidikan ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tengah perkembangan teknologi global. “Ini lompatan-lompatan dalam langkah human capital,” tegas Prabowo.
 
Kepala Negara mengatakan pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tel Aviv Diserang! 15 Warga Terluka, Tim Penyelamat Bergerak Cepat
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Bantah Indonesia Bayar Iuran 1 Miliar Dolar AS untuk Board of Peace
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026, 57,5 Persen Kendaraan dari Jabotabek Mengarah ke Timur
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Iran Ancam Tutup Total Selat Hormuz Jika AS Serang Pembangkit Listrik
• 9 jam laludetik.com
thumb
Como Menang 5-0 atas Pisa, Fabregas Dedikasikan untuk Michael Hartono: Kami tak Boleh Melupakannya
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.