Volume Kendaraan Meningkat, ”One Way” Sepenggal di Tol Brebes-Jakarta Diterapkan

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

SEMARANG, KOMPAS — Rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way sepenggal diterapkan di jalan tol Kilometer 263 Brebes, Jawa Tengah, hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek mulai Senin (23/3/2026) petang, seiring dengan meningkatnya volume kendaraan di masa arus balik. Kepadatan kendaraan di jalur arteri pun diantisipasi.

Sebelum menerapkan one way sepenggal pada pukul 16.00 WIB, sterilisasi jalur dilakukan. Di wilayah Brebes, sterilisasi dilakukan mulai pukul 14.00 dari Km 263 di wilayah Bulakamba hingga ke Km 233 di wilayah perbatasan Jateng-Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Ciledug, Cirebon.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Brebes Ajun Komisaris Ahmad Zainurrozaq mengatakan, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari barat ke timur atau arah Jakarta menuju Semarang diarahkan untuk keluar di Gerbang Tol (GT) Brebes Barat terlebih dahulu. Kemudian, masyarakat bisa kembali masuk ke jalur tol melalui GT Brebes Timur yang berjarak sekitar 5 km dari GT Brebes Barat.

Baca Juga”One Way” Nasional sampai Brebes, Jateng Siapkan Antisipasi jika Arus Kendaraan Melonjak

"Kendaraan dari barat ke timur yang ingin melalui jalur tol, kami arahkan untuk kembali masuk melalui GT Brebes Timur karena dari lokasi tersebut hingga arah timur masih normal. Artinya kendaraan bisa melaju dua arah, dari barat ke timur maupun dari timur ke barat," kata Ahmad saat dihubungi, Senin petang.

Menurut Ahmad, penerapan one way sepenggal dilakukan karena sudah mulai ada peningkatan volume kendaraan di masa arus balik, Senin. Kebijakan itu diinstruksikan oleh Korps Lalu Lintas Polri untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan di jalan tol.

"Volume kendaraan dari arah barat ke timur saat ini sudah berkurang dibanding kemarin-kemarin. Sebaliknya, yang dari arah timur ke barat atau arus balik ini sangat meriah," ucap Ahmad.

Peningkatan arus kendaraan dari timur ke barat juga mulai terjadi di GT Kalikangkung. Kepala Pos Pengamanan GT Kalikangkung Semarang AKP Dimas Arief Wicaksono mengatakan, volume kendaraan yang masuk ke GT Kalikangkung dari timur ke barat pada Senin rata-rata 1.500 - 3.000 per jam. Angka itu lebih tinggi dari rata-rata volume kendaraan dari timur ke barat pada Minggu (22/3/2026) yang berkisar 1.000 - 1.900 per jam.

Di saat yang sama, arus kendaraan dari barat ke timur, disebut Dimas, masih cukup padat. Hingga Senin petang, rata-rata kendaraan dari barat ke timur yakni 1.000- 2.000 per jam.

"Demi kelancaran transaksi pembayaran di GT Kalikangkung, ada 11 titik pembayaran untuk kendaraan dari arah timur ke barat, terdiri dari gardu utama sebanyak tujuh dan gardu satelit sebanyak empat titik. Kemudian di jalur barat ke timur ada sembilan titik, terdiri dari lima gardu utama dan empat satelit," ujar Dimas.

Dimas mengatakan, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa (24/3/2026). Untuk mengatasi kepadatan, one way nasional bakal diterapkan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek, dimulai sekitar pukul 14.00.

Baca JugaArus Kendaraan Meningkat, ”One Way” Lokal Diterapkan dari Semarang hingga Salatiga

Seiring dengan pelaksanaan one way di jalur tol, kendaraan dari arah barat ke timur dialihkan lewat jalur arteri. Kondisi itu berpotensi menimbulkan kepadatan di jalur arteri. Di saat yang sama, masih ada pergerakan pemudik lokal serta pergerakan masyarakat untuk bersilaturahmi atau berwisata. Untuk mencegah kepadatan, tim urai disiagakan di titik-titik rawan.

"Selain itu kami juga menyiapkan jalur-jalur alternatif yang bisa dilalui oleh pemudik. Masyarakat bisa mengakses jalur alternatif ini melalui chatbot yang telah kami siapkan lewat aplikasi Sipolan," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jateng Artanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BBM Kalbar Berangsur Normal, Pertamina Patra Niaga Tambah Suplai hingga 140%
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Veda Ega posisi ketiga klasemen usai capai podium GP Brasil
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Bakpia Legendaris Asal Malang Hadirkan Kembali Varian Pistachio Kunafa
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo ultimatum aparat hukum, berbenah sebelum ditindak
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Momen Ultah Didit, Prabowo Unggah Foto Lawas Bareng Soeharto-Ibu Tien
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.