KOMPAS.TV - Ketegangan di Timur Tengah kian memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ultimatum keras kepada Iran terkait penutupan Selat Hormuz, jalur vital energi dunia.
Trump menuntut Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam atau menghadapi ancaman serangan terhadap fasilitas pembangkit listriknya.
"Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, Selat Hormuz dalam waktu 48 jam sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, mulai dari yang paling terbesar terlebih dahulu," tulis Trump di akun Truth Social miliknya.
Iran tidak kalah gertak. Negara itu balik mengancam jika fasilitas energinya diserang, Teheran akan menutup Selat Hormuz secara total.
Jalur strategis ini sudah terganggu sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu. Selat Hormuz menjadi jalur sempit yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: AS Rilis Video Serangan, Klaim Lenyapkan Drone Iran | KOMPAS PETANG
#as #trump #selathormuz #iran
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- iran
- selat hormuz
- trump
- as
- trump ancam iran
- timur tengah





