Arus balik Idul Fitri mulai terlihat di perairan Pelabuhan Ulee Lheu, Aceh, Senin (23/3), dengan kapal-kapal kayu yang kembali beroperasi mengangkut penumpang dari wilayah kepulauan.
Sejumlah kapal kayu yang telah dimodifikasi untuk mengangkut penumpang dan barang tampak membawa warga yang didominasi pemudik dari kawasan pulau di Aceh menuju Banda Aceh. Aktivitas ini menandai dimulainya kembali layanan transportasi laut usai libur Lebaran.
Kapal-kapal tersebut tiba di pelabuhan Ulee Lheu setelah menempuh perjalanan dari pulau-pulau sekitar, termasuk dari Sabang atau Pulau Weh. Para penumpang terlihat menunggu giliran untuk turun dari kapal, membawa barang bawaan usai merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Puncak arus balik dari kawasan pulau terluar di ujung barat Sumatera itu diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dinas Perhubungan Aceh bersama ASDP menambah frekuensi pelayaran dari dua trip menjadi lima trip per hari. Penambahan ini dilakukan pada rute penyeberangan Ulee Lheu menuju Pulau Weh atau Sabang dan sebaliknya.
Jumlah penumpang diperkirakan akan meningkat hingga 150 persen pada H+2 Lebaran, seiring kembalinya warga dan meningkatnya kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.





