Polisi mengungkap WN Irak, Fuad, kabur setelah membunuh cucu seniman Mpok Nori, wanita inisial DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim). Polisi mengatakan pelaku sempat kabur membawa karpet karena panik dan ketakutan.
"Kalau karpet sendiri kami sudah tunjukkan CCTV tersebut pada saat proses pemeriksaan. Pelaku mengaku bahwa pada saat selesai dia membunuh korban, dia takut dan panik, sehingga dia mengambil, membawa karpet itu, sebenarnya tidak ada tujuan spesifik untuk apa," ujar Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Atupah, kepada wartawan, Senin (23/3/2026).
Fechy mengatakan pelaku juga membawa kabur ponsel korban. Dia mengatakan pelaku tega menghabisi korban karena cemburu korban diduga memiliki hubungan dengan pria lain.
"Jadi alasan pelaku membawa ponsel korban karena menurut dia di situ ada bukti perselingkuhan si korban. Jadi katanya selain melihat tertangkap basahlah berdua sama pria lain, ada juga foto mesra katanya seperti itu. Cuma HP korban sampai saat ini belum kami buka karena tidak ada yang tahu password-nya," ujarnya.
Dia mengatakan ponsel korban itu ditemukan pada pelaku saat penangkapan di dalam bus menuju Sumatera pukul 12.49 WIB pada Sabtu (21/3). Dia mengatakan pelaku juga mengakui perbuatannya.
"Jadi pada saat penangkapan di Jalan Tol Tangerang-Merak, di badan pelaku pada saat kami melakukan penggeledahan, kami menemukan paspor korban dan juga salah satu handphone korban. Dan juga pada saat pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa dia yang melakukan pembunuhan," tuturnya.
(mib/maa)





