Harga BBM di Asia Tenggara Kompak Naik, Bagaimana Indonesia?

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah negara di Asia Tenggara mulai menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi seiring dengan melonjaknya harga minyak global.

Adapun, harga minyak global mendidih imbas perang di Timur Tengah yang kian memanas. Tercatat, harga minyak mentah Brent saat ini berada di level US$100 per barel. Padahal, bulan sebelumnya harga minyak mentah itu masih berada di level US$65 hingga US$70 per barel.

Hal itu pun berimbas pada harga BBM di negara-negara Asia Tenggara. Sejumlah negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, hingga Vietnam pun menaikkan harga BBM.

Dilansir dari Nation Thailand, Negeri Gajah Putih itu menaikkan harga BBM yang berlaku mulai 21 Maret 2026.

Operator energi utama Thailand, termasuk PTT dan Bangchak, mengumumkan kenaikan harga bensin dan gasohol (BBM campuran bensin dan etanol) sebesar 1 baht per liter. Sementara, harga diesel naik sekitar 0,70 baht per liter.

Perinciannya, harga gasohol E85 tercatat naik menjadi 24,79 baht per liter. Lalu, gasohol E20 naik menjadi 28,05 baht per liter, gasohol 91 di level 32,68 baht per liter, serta gasohol 95 naik menjadi 33,05 baht per liter. Adapun harga bensin (petrol) kini naik menjadi 41,64 baht per liter.

Baca Juga

  • Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi, Bahlil Klaim APBN Masih Kuat
  • Purbaya Pastikan Pemerintah Belum akan Naikkan Harga BBM Subsidi
  • Update Daftar Harga BBM Terbaru 17 Maret 2026, Mana Paling Murah?

Untuk jenis BBM berkualitas tinggi, harga Super Power Diesel naik 0,70 baht menjadi 44,64 baht per liter. Sedangkan Super Power Gasohol 95 meningkat 1 baht ke posisi 42,04 baht per liter.

Senada, Vietnam juga mengerek harga BBM secara drastis dalam waktu singkat. Dilansir dari The Straits Times, kenaikan harga BBM itu berlaku sejak 19 Maret 2026.

Tercatat, harga bensin RON95 melonjak lebih dari 20% menjadi sekitar 30.690 dong Vietnam per liter, sementara harga solar (diesel) naik lebih tajam, yakni hampir 34% menjadi 33.420 dong per liter.

Lonjakan ini membuat harga BBM di Vietnam meningkat signifikan sejak konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran memanas pada akhir Februari 2026. Secara kumulatif, harga bensin RON95 telah naik lebih dari 50%, sedangkan diesel melonjak hingga sekitar 70% dalam periode tersebut.

Setali tiga uang, Singapura juga menaikkan harga BBM. Kenaikan harga terjadi secara bertahap oleh sejumlah operator SPBU.

SPC menjadi salah satu yang terbaru menyesuaikan harga dengan menaikkan bensin oktan 95 sebesar 4 sen, dari 2,87 dolar Singapura menjadi 2,91 dolar Singapura per liter pada 4 Maret 2026.

Shell menjadi operator pertama yang menaikkan harga bensin oktan 95 sebesar 4 sen menjadi 2,92 dolar Singapura per liter pada 3 Maret 2026.

Selain bensin oktan 95, SPC juga menaikkan harga bensin oktan 92 sebesar 4 sen menjadi 2,88 dolar Singapura per liter, menyamai harga di Esso dan Caltex. Adapun Shell dan Sinopec tidak menjual bensin jenis oktan 92.

Untuk bensin oktan 98 reguler, SPC menaikkan harga menjadi 3,42 dolar Singapura per liter, setara dengan Esso dan Sinopec. Sementara Shell menjadi yang tertinggi dengan harga mencapai S$3,44 per liter.

Sementara itu, varian premium bensin oktan 98 dijual dalam kisaran harga 3,55 dolar Singapura per liter di Sinopec hingga 3,66 dolar Singapura per liter di Shell.

Kenaikan harga juga terjadi pada solar (diesel). Harga diesel tertinggi tercatat sebesar 2,70 dolar Singapura per liter di Shell, Esso, dan Caltex. Sedangkan, harga terendah berada di SPC sebesar 2,61 dolar Singapura per liter.

Tak ketinggalan, Malaysia juga menaikkan harga BBM mereka dalam dua pekan terakhir. Dilansir dari Malay Mail, harga bensin RON97 naik signifikan sebesar 70 sen menjadi 4,55 ringgit per liter untuk periode 19–25 Maret 2026.

Sementara itu, harga solar (diesel) di Semenanjung Malaysia melonjak lebih tinggi, yakni naik 80 sen hingga menyentuh rekor 4,72 ringgit per liter.

Di sisi lain, Malaysia memastikan harga BBM jenis RON95 tetap dipertahankan di level 1,99 ringgit per liter.

Harga BBM Indonesia

Harga BBM di Indonesia sendiri masih belum mengalami perubahan sejak awal Maret 2026. Asal tahu saja, perubahan harga BBM non subsidi di Tanah Air terjadi setiap tanggal 1 saban bulan.

Adapun jika dibandingkan Februari 2026, harga BBM pada Maret 2026 kompak naik.

Pada Maret ini tercatat Pertamina mengerek harga BBM non subsidi mereka. Perinciannya, harga Pertamax (RON 92) kini dipatok Rp12.300 per liter. Angka itu naik dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai Rp11.800 per liter.

Selanjutnya, harga Pertamax Green (RON 95) naik dari Rp12.450 menjadi Rp12.900 per liter. Lalu, Lalu, harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp12.700 menjadi Rp13.100 per liter.

Berikutnya, harga Dexlite naik dari Rp13.250 menjadi Rp14.200 per liter. Sementara, harga Pertamina Dex naik dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter pada Maret 2026 ini.

Adapun, untuk harga BBM subsidi jenis Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar subsidi atau Biosolar (Diesel CN48) Rp6.800 per liter.

Sedangkan, Shell menaikkan dua jenis harga BBM mereka yang masih tersedia pada bulan ini. Kedua jenis BBM itu, yakni Shell Super (RON 92) dan Shell V-Power Diesel.

Tercatat, kini harga Shell Super dipatok Rp12.390 per liter. Angka itu naik dibanding bulan sebelumnya, yakni Rp12.050 per liter.

Selanjutnya, harga Shell V-Power Diesel dipatok Rp14.620 per liter pada Maret 2026 ini. Angka itu naik dibandingkan Februari 2026 yang senilai Rp13.600 per liter.

Sementara untuk Shell V-Power (RON 95) dan Shell V-Power Nitro+, tak memiliki keterangan harga pada Maret 2025 ini. Sebab, stok BBM jenis tersebut tak tersedia.

Senada, BP-AKR juga menaikkan harga untuk seluruh BBM besutan mereka. Perinciannya, harga BP Ultimate (RON 95) ditetapkan Rp12.920 per liter. Angka itu nak dibandingkan bulan sebelumnya, yakni Rp12.500 per liter.

Lalu, BP 92 (RON 92) dibanderol Rp12.390 per liter pada Maret 2026 ini. Harga tersebut pun naik dibanding bulan sebelumnya yang senilai Rp12.050 per liter.

Kemudian, kini BP Ultimate Diesel dihargai Rp14.620 per liter. Angka itu naik dibandingkan bulan sebelumnya, yakni Rp13.600 per liter.

Tak ketinggalan, Vivo juga kompak menaikkan harga BBM besutan mereka. Tercatat, harga Revvo 92 kini dipatok Rp12.390 per liter. Angka itu naik dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai Rp12.050 per liter.

Berikutnya, harga Revvo 95 naik dari Rp12.500 menjadi Rp12.930 per liter. Sementara, harga Diesel Primus Plus naik dari Rp13.600 menjadi Rp14.610 per liter.

Adapun, untuk harga Revvo 90 tidak tertera. Pasalnya, stok BBM untuk jenis tersebut tak tersedia pada Maret 2026 ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengacara Sebut Perdamaian Insanul-Mawa Tentukan Nasib Hukum Inara Rusli
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Anak-anak Malalo Tanah Datar Tampilkan Tari Piring Sambut Perantau di Momen Lebaran
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Padatnya Jalur Pantura di Cirebon saat Tol Cipali One Way
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Veda Ega Bikin Sejarah, Jadi Pembalap RI Pertama Rebut Podium Moto3
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lowongan Kerja Terbaru Wings Group Maret 2026, Buka Banyak Posisi
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.