Gubernur Dedi Mulyadi Kagum Lihat Remaja Penjual Bensin, Langsung Beri Hadiah untuk Beli Sepatu Sekolah

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terlihat berkunjungan ke wilayah Kecamatan Komodo.

Dalam perjalanan tersebut, ia bertemu dengan seorang remaja yang tengah berjualan bensin di pinggir jalan demi membantu orang tuanya.

Momen itu terekam dalam kanal YouTube pribadi Dedi Mulyadi 3 minggu lalu dan langsung menarik perhatian publik.

Remaja tersebut tampak sederhana, namun memiliki semangat hidup yang tinggi meski sedang tidak bersekolah.

Saat diajak berbincang, remaja itu mengaku masih ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Namun, ia terpaksa menunda karena terlambat mendaftar.

“Masih sekolah?” tanya Kang Dedi.

“Iya, mau lanjut SMA,” jawab remaja itu.

Ketika ditanya lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dirinya belum melanjutkan sekolah karena sempat pulang ke kampung sehingga melewatkan waktu pendaftaran.

“Kenapa berhenti?” tanya Kang Dedi lagi.

“Terlambat daftar,” ujarnya singkat.

Selama satu tahun terakhir, remaja tersebut membantu orang tuanya dengan berjualan bensin eceran.

Anak di NTT bertemu Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Ia menjaga usaha kecil milik keluarganya di pinggir jalan, menjual satu botol bensin seharga Rp25 ribu.

Melihat kondisi itu, Dedi Mulyadi langsung menunjukkan kepeduliannya. Ia membeli seluruh bensin yang dijual oleh remaja tersebut sebanyak lima botol.

“Jadi berapa itu?” tanya Kang Dedi.

“Rp125 ribu,” jawab si remaja.

Percakapan berlanjut ke rencana pendidikan sang anak. Ia mengaku ingin melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Komodo meski jaraknya cukup jauh dari rumah.

“Ke sekolah nanti jalan kaki atau naik kendaraan?” tanya Kang Dedi.

“Jalan kaki,” jawabnya polos.

Remaja itu juga mengungkapkan bahwa ia terbiasa hidup sederhana. Bahkan jika tidak diberi uang jajan oleh orang tuanya, ia tetap berangkat sekolah tanpa mengeluh.

“Kalau tidak dikasih uang jajan?” tanya Kang Dedi.

“Tidak apa-apa, tetap berangkat,” ujarnya.

Kejujuran dan ketulusan remaja tersebut semakin terlihat saat Dedi Mulyadi memberinya uang Rp200 ribu.

Alih-alih langsung menerima, ia justru berusaha mencari kembalian karena merasa uang tersebut melebihi harga bensin yang dijualnya.

Melihat kejujuran tersebut, Kang Dedi kemudian memberikan uang dengan nominal pas, sekaligus menambahkan bantuan berupa beberapa lembar uang ratusan ribu untuk membantu kebutuhan sekolah sang remaja.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bansos PKH dan BPNT Cair Maret 2026, Begini Cara Cek dan Besaran Bantuan yang Diterima
• 23 jam laluterkini.id
thumb
Arus Balik, Contraflow Arah Jakarta Diberlakukan di Tol Japek
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Xi Jinping Khawatir Kudeta atau Pembunuhan? Lebih dari Empat Bulan Tidak Keluar dari Beijing, Melanggar Kebiasaan Setelah Sidang “Dua Sesi”
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Athletic Bilbao vs Real Betis 2-1: Akhiri Puasa Kemenangan dan Intai Zona Eropa
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ketua PTA Banten Yusuf Buchori Purnabakti, Tutup Pengabdian 42 Tahun di Peradilan Agama | MA NEWS
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.