Diserbu Netizen Gegara Stok BBM di SPBU Kosong, Shell Buka Suara

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Manajemen Shell Indonesia mengaku masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait dengan ketersediaan stok BBM di SPBU.

Adapun, stok BBM di SPBU Shell habis atau tidak tersedia sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini pun membuat masyarakat atau pelanggan bertanya-tanya.

Alhasil, kolom komentar pada unggahan Instagram @shell_indonesia pun diserbu netizen. Mereka menanyakan kapan stok BBM di SPBU swasta itu kembali tersedia.

Merespons sejumlah pertanyaan itu, Shell pun memberikan jawaban bahwa manajemen masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait dengan ketersediaan stok BBM.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda ya, kak. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah agar semua jenis produk BBM Shell dapat tersedia kembali sesuai standar bahan bakar berkualitas Shell," tulis Shell dikutip Senin (23/3/2026).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut buka suara terkait kekosongan stok BBM di SPBU swasta seperti Shell dan BP-AKR.

Baca Juga

  • Shell dan Pemasok LNG dari Qatar Nyatakan Force Majeure ke Pelanggan Asia
  • Harga BBM di Asia Tenggara Kompak Naik, Bagaimana Indonesia?
  • Pemerintah Siapkan Skema WFH, Klaim Bisa Hemat BBM hingga 20% Sehari

Bahlil meminta badan usaha swasta tersebut untuk mencari solusi bisnis secara mandiri guna mengamankan rantai pasok mereka. Dia pun memberi sinyal agar SPBU swasta bisa bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) secara business to business (B2B) untuk pengadaan BBM.

Hal ini sebagaimana dilakukan pada akhir 2025 lalu. Pada saat itu, pelaku usaha SPBU swasta membeli base fuel pada Pertamina yang masih memiliki kuota impor.

"Silakan B2B. Kita gini loh. Saya tidak bicara orang per orang ya. Negara itu hadir bukan mengurus satu kelompok. Bagi kelompok-kelompok yang ingin untuk tetap survive dan punya stok, ya silakan berkolaborasi dengan badan-badan usaha lain," ungkap Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2026) lalu.

Dia menambahkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga ketersediaan energi untuk masyarakat luas secara nasional.

Adapun, kekosongan pasokan bensin di SPBU Shell tak lepas dari stok yang telah habis pada awal tahun ini. Shell terakhir kali memiliki stok BBM karena membeli base fuel dari PT Pertamina Patra Niaga pada Desember 2025. Saat itu, Shell membeli base fuel dari Pertamina Patra Niaga sebanyak 100.000 barel.

Pada Februari 2026 lalu, President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun ini.

"Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku," ujar Ingrid dalam keterangannya dikutip Jumat (13/2/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Unggah Foto Lawas Bareng Presiden Soeharto
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Sri Lanka Pilih Naikkan Harga BBM Hingga 25% Guna Tekan Konsumsi di Tengah Krisis Minyak
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Penumpang Kereta Api Membeludak di Semarang saat Lebaran, Tembus 125.265 Orang
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Agresi ke Iran, Awal Runtuhnya Dominasi Global AS?
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lionel Messi Tetap Dimainkan Inter Miami Menuju Piala Dunia 2026
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.