JAKARTA, KOMPAS.TV - Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) menyerahkan jenazah Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio kepada pihak keluarganya.
Pratu Andi Suvio gugur setelah terlibat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026), sekitar pukul 07.00 WIT.
Mengutip pemberitaan Antara, penyerahan jenazah Pratu Andi Suvio tersebut dilaksanakan secara militer di Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (23/3/2026).
Baca Juga: Detik-detik Kontak Tembak Pasukan TNI dengan OPM di Maybrat
Sebelumnya, seorang prajurit marinir lainnya yang juga gugur dalam kontak senjata, yakni Pratu Marinir Anumerta Elki Saputra, telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat, untuk dimakamkan secara militer.
Upacara tersebut dihadiri Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi.
Terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut keduanya gugur sebagai pahlawan saat sedang menjaga kedaulatan negara.
Ia menyampaikan, jenazah Andi Suvio akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Baca Juga: Marinir TNI AL Patroli di Perbatasan Indonesia-Singapura, Ada Apa?
Ia memastikan TNI AL akan memenuhi seluruh hak kedua prajurit yang gugur sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- marinir tni al
- marinir
- tni al
- prajurit gugur
- maybrat





