Di Balik Jeda 5 Hari, Trump Ancam Ratakan Fasilitas Energi Iran Jika Diplomasi Gagal

tvonenews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan tegas pada Senin (23/3) mengenai rencana masa depan terhadap cadangan uranium Iran. 

Trump menyatakan bahwa jika kesepakatan antara kedua negara tercapai, Amerika Serikat akan mengambil alih seluruh uranium yang telah diperkaya milik Teheran.

Saat ditanya oleh awak media mengenai bagaimana mekanisme AS untuk mendapatkan material nuklir yang selama ini menjadi sengketa panas tersebut, Trump menjawab dengan penuh percaya diri bahwa hal itu "Sangat mudah."

"Jika kita memiliki kesepakatan dengan mereka, kita akan mengambilnya sendiri," tambah Trump.

Trump mengungkapkan bahwa komunikasi terbaru antara Washington dan Teheran telah berlangsung pada Minggu malam. 

Meskipun pihak Iran membantah adanya pembicaraan tersebut, Trump meyakinkan publik sebelum melakukan perjalanan ke wilayah selatan AS bahwa kedua belah pihak sedang mengarah pada sebuah kompromi.

"Mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Kami juga ingin membuat kesepakatan," ungkap Trump kepada wartawan. 

Ia juga memberi sinyal bahwa komunikasi intensif akan terus berlanjut, "Kita akan bertemu hari ini mungkin melalui telepon."

Terkait pertemuan langsung, Trump memprediksi bahwa pejabat dari kedua negara akan "pada suatu saat, sangat, sangat bertemu segera" secara tatap muka. 

Ia menilai pertemuan di suatu tempat di luar Iran mungkin terjadi karena sulitnya para pejabat Iran untuk meninggalkan negara mereka.

Namun, di balik tawaran diplomasi tersebut, Trump tetap menyisipkan ancaman militer yang nyata. 

Menyinggung soal jeda serangan selama lima hari terhadap fasilitas energi Iran yang diumumkannya pagi ini, ia menegaskan bahwa kelanjutan serangan sangat bergantung pada sikap Iran.

"Kita akan lihat bagaimana hasilnya, dan jika berjalan dengan baik, kita akan menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, kita akan terus membombardir sesuka hari kita," tegas sang Presiden AS tersebut. (ant/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Elon Musk Rancang TeraFab, Pabrik Chip Terbesar di Dunia
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Antisipasi Kepadatan, Petugas Terapkan Buka-Tutup Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ditinggal Lebaran Keliling, Rumah di Meruya Terbakar
• 9 jam lalukompas.com
thumb
285 Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk Jabodetabek, Kemenhub Minta Pemudik Tunda Balik dan Manfaatkan WFA
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Munafri Dorong “Barru Corner” di Makassar, Perkuat Promosi Wisata Lintas Daerah
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.