REPUBLIKA.CO.ID, MUARA TEWEH, – Arus balik menggunakan pesawat di Bandara Haji Muhammad Sidik, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai padat pada H+2 Lebaran 2026. Rute menuju Palangka Raya dan Banjarmasin kini lebih ramai dibandingkan hari sebelumnya.
Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik, Muhammad Amrillah, menyatakan bahwa penerbangan dari Muara Teweh ke Banjarmasin dan Palangka Raya serta sebaliknya mulai menunjukkan peningkatan jumlah penumpang. “Alhamdulillah penumpang baik berangkat maupun datang mulai ramai dan diperkirakan akan meningkat pada puncak arus balik, Rabu (25/3) nanti,” ujarnya pada Senin.
Pada hari kedua arus balik, maskapai yang melayani rute dari Bandara Haji Muhammad Sidik ke Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya adalah Susi Air dengan penerbangan perintis, sementara tujuan ke Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dilayani oleh Wings Air. Hari ini tercatat 55 penumpang berangkat dan 59 penumpang tiba di bandara ini.
Penerbangan bersubsidi dengan pesawat jenis Cessna berkapasitas 12 penumpang dioperasikan sekali sepekan setiap Senin dengan tarif Rp540.020 untuk rute Palangka Raya ke Muara Teweh, dan Rp493.420 untuk sebaliknya. Sementara itu, Wings Air menggunakan pesawat ATR-72-600 dengan kapasitas 72 penumpang melayani rute Muara Teweh - Banjarbaru setiap hari.
Mayoritas penumpang yang datang dari Banjarmasin merupakan pemudik dari Jakarta dan Surabaya yang transit di Bandara Syamsudin Noor sebelum melanjutkan perjalanan ke Muara Teweh. Sebaliknya, penumpang dari Muara Teweh menuju Pulau Jawa juga transit melalui Banjarmasin.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.