OJK Prediksi Dampak Dinamika Pasar Global terhadap Investasi Dapen, Ini Kata ADPI

bisnis.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai kinerja investasi dana pensiun (dapen) pada 2026 dapat terpengaruh akibat dinamika pasar keuangan global pada.

Humas ADPI Syarifudin Yunus berpendapat hal yang dapat terdampak adalah turunnya tingkat pengembalian investasi atau Return on Investment (ROI) atau volatilitas pasar.

Kendati demikian, imbuhnya, prinsip investasi dana pensiun lebih kepada kestabilan return jangka panjang, bukan sekadar keuntungan sesaat saja.

“Karenanya, perlu diversifikasi portofolio dan perkuat manajemen risiko. Fluktuasi global boleh ada dalam jangka pendek, tapi tata kelola harus baik dan strategi yang tepat, sehingga tetap memberikan kepastian dan ketenangan bagi peserta,” katanya kepada Bisnis, dikutip pada Senin (23/3/2026).

Baca Juga : Sejumlah Tantangan Ini Membayangi Proyeksi Aset Dapen Tumbuh 12%

Syarif menegaskan, kunci investasi di industri dapen tidak hanya terletak pada perubahan arah suku bunga saja, tetapi juga dalam mengelola durasi obligasi, menjaga diversifikasi, dan menyesuaikan alokasi aset secara disiplin.

“Karena tujuan dana pensiun bukan sekadar mengejar return tinggi, melainkan menjaga kesinambungan manfaat bagi peserta dalam jangka panjang,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia mendorong supaya dapen menerapkan strategi investasi kepada return yang konsisten dan cukup untuk membayar kewajiban. 

Dia menyebut, keseimbangan asset-liability matching (ALM) dan fokus kepada yield jangka panjang perlu dilakukan. Adapun, instrumen yang dia nilai masih menarik bagi industri adalah Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi korporasi.

Di lain sisi, dia turut berpandangan bahwa penurunan imbal hasil investasi berpotensi memengaruhi manfaat pensiun peserta. Namun, besar kecil dampaknya tergantung pada jenis program pensiun, apakah iuran pasti atau manfaat pasti.

“Tapi yang paling penting, justru punya dana pensiun atau tidak? Karena manfaat pensiun tergantung berapa lama jadi peserta juga, bukan hanya investasi,” sebut Syarif.

Sementara itu, Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi menilai penurunan imbal hasil investasi akan berpengaruh pada peserta yang mengikuti Program Pensiun Iuran Pasti  (PPIP).

Adapun, Bambang menegaskan industri dana pensiun perlu tetap berpegang teguh pada prinsip hati-hati dalam mengelola investasinya.

“Jadi perlu hati-hati, misalnya berinvestasi di saham itu hanya pada saham yang fundamentalnya baik,” tuturnya.

Lebih jauh, dia turut menilai dampak dinamika pasar global terhadap kinerja investasi dana pensiun tidak terlalu signifikan. Hal ini karena portofolio investasi dapen 70%-nya tertanam pada instrumen fixed income, baik SBN maupun obligasi korporasi.

“Yang jatuh temponya tidak banyak di tahun 2026 bilamana ada penurunan hanya sekitar 0,50% karena banyak portofolio yang sifatnya roll over, tentu imbal hasil sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan beberapa tantangan yang akan dihadapi industri dana pensiun pada 2026. Salah satunya adalah dinamika pasar keuangan global.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono menilai dinamika tersebut berpotensi memengaruhi kinerja investasi.

“Termasuk kemungkinan penurunan imbal hasil seiring perubahan arah suku bunga,” katanya dalam lembar jawaban RDK OJK Februari 2026, dikutip pada Kamis (19/3/2026).

Selain itu, Ogi menyebut tantangan lain terkait dengan penguatan tata kelola dan manajemen risiko, keterbatasan kapasitas pendanaan dari pemberi kerja pada sebagian program pensiun, serta  masih terbatasnya literasi dan partisipasi masyarakat dalam program dana pensiun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daop 1 Jakarta Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Waspadai 7 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Geal-Geol
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Plt Rektor UNM Hadiri Halal Bihalal Alumni Teknik, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Institusi
• 1 jam laluterkini.id
thumb
JNT: Lebih dari 2 Juta Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puncak Arus Balik, Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Sudah Terjual 93%
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.