EtIndonesia. Seekor Harimau Siberia terlihat turun dari gunung dan berkeliaran di pintu masuk sebuah desa di Hunchun, membuat warga setempat merasa takut.
Insiden terjadi di Desa Zhongping, Kota Hunchun. Berdasarkan rekaman kamera pengawa 22 Maret sekitar pukul 05.00 pagi seekor harimau berukuran cukup besar berjalan santai di sepanjang jalan dekat pintu masuk desa. Gerakannya yang tenang namun tidak tergesa-gesa membuat suasana terasa menegangkan.
Menurut laporan media Tiongkok, pria bermarga Yu yang merekam kejadian tersebut mengatakan bahwa harimau itu tidak lama berada di sekitar desa sebelum kembali naik ke gunung. Ia juga menyebut bahwa ini bukan pertama kalinya ia melihat harimau Siberia, karena di daerah tersebut kemunculan harimau memang cukup sering terjadi.
Sebelumnya, harimau Siberia juga pernah menyerang ternak milik Yu. Setelah dilaporkan, pihak berwenang memberikan kompensasi yang sesuai. Warga setempat kini memperkuat kandang serta pintu dan jendela untuk mencegah serangan terhadap ternak.
Staf komite desa Zhongping menyatakan bahwa pada musim dingin, harimau Siberia sering turun gunung untuk mencari makanan. Beberapa sapi ternak dilaporkan pernah digigit hingga mati atau terluka. Saat ini, cara utama untuk mengusir harimau adalah dengan menggunakan pengeras suara berintensitas tinggi dan menyalakan petasan.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa kemunculan harimau di desa sudah menjadi hal yang “biasa”. Harimau tersebut bahkan kerap masuk desa untuk memangsa anjing dan domba, dan tahun ini saja dilaporkan telah memangsa lima hingga enam ekor sapi.
Saat ini, harimau masih berkeliaran di sekitar desa, namun belum menyebabkan korban jiwa maupun kerugian ternak tambahan. Pihak setempat mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas keluar sendirian guna menghindari konflik antara manusia dan harimau.
Sejumlah netizen di Tiongkok berkomentar:
- “Harimau besar itu turun lagi jalan-jalan, seharusnya diajak ‘negosiasi’ supaya tidak sering turun.”
- “Dibilang jangan keluar sendirian? Menurut saya bahkan 10 orang pun sebaiknya tidak keluar.”
- “Selalu cuma diingatkan untuk hati-hati, apa gunanya? Bukankah ini sudah mengancam keselamatan warga?”
Sumber : NTDTV.com





