Pesawat militer Kolombia yang membawa 125 tentara dan awak pesawat jatuh saat lepas landas. Kecelakaan mengerikan itu menewaskan sedikitnya 66 orang dan melukai puluhan lainnya.
Dilansir AFP, Selasa (24/3/2025), pesawat C-130 Hercules itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo, dekat perbatasan selatan dengan Ekuador dan Peru, meninggalkan puing-puing yang terbakar di dasar hutan.
Sebuah sumber militer mengatakan kepada AFP bahwa 58 tentara tewas, bersama dengan 6 personel angkatan udara dan 2 petugas polisi.
Jumlah korban terbaru ini muncul tak lama setelah sekretaris pemerintah daerah Carlos Claros mengatakan kepada televisi RCN bahwa 33 orang tewas, dan upaya sedang dilakukan untuk merawat dan mengevakuasi puluhan lainnya yang terluka. Ia menambahkan bahwa para penyelidik sedang menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Daerah perbatasan tempat pesawat itu jatuh telah menjadi lokasi aktivitas militer yang intens dalam beberapa pekan terakhir, karena militer Kolombia dan Ekuador berupaya untuk mengatasi kartel dan milisi penyelundup narkoba.
Gambar AFP dari lokasi kejadian menunjukkan warga sipil berkerumun di sekitar ekor pesawat yang rusak, bernomor FAC 1016, sementara asap dan api mengepul di atas pepohonan. Menteri Pertahanan Pedro Sanchez menyatakan "kesedihan mendalam" atas bencana tersebut, mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan penyebab kecelakaan.
"Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Semoga doa kita membawa sedikit penghiburan," kata Sanchez.
Jenderal Carlos Fernando Silva Rueda mengatakan bahwa 114 tentara dan 11 awak pesawat berada di dalam pesawat, melakukan perjalanan dari Puerto Leguizamo ke pos terdepan Amazon di dekatnya.
(rfs/imk)





