Disorot! Nathan Tjoe-A-On Diduga Sengaja Cari Kartu Kuning demi Bela Timnas Indonesia

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Aksi bek kiri Nathan Tjoe-A-On menuai sorotan usai laga antara Willem II melawan MVV Maastricht, Minggu lalu. Ia diduga sengaja menerima kartu kuning sebagai strategi agar bisa fokus membela Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026.

Dalam pertandingan tersebut, Nathan mendapat kartu kuning pada menit ke-78. Hukuman itu membuatnya harus absen pada laga berikutnya menghadapi De Graafschap. Namun, momen tersebut justru memunculkan spekulasi di kalangan pengamat sepak bola.

Jurnalis Belanda, Dolf Van Aert, menilai kartu kuning itu bukan sekadar kebetulan. Ia menduga Nathan sengaja mengulur waktu untuk memastikan dirinya menerima kartu, sehingga bisa “membersihkan” akumulasi kartu di waktu yang tepat.

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi cerdas. Pasalnya, pertandingan melawan De Graafschap berlangsung bertepatan dengan agenda FIFA Matchday. Pada periode itu, Nathan memang telah dijadwalkan bergabung dengan Timnas Indonesia dan hampir pasti tidak akan memperkuat klubnya.

Dengan menerima kartu kuning lebih awal, Nathan secara efektif menghabiskan akumulasi kartunya saat ia memang tidak tersedia untuk klub. Artinya, setelah kembali dari tugas internasional, ia bisa langsung bermain tanpa dibayangi risiko suspensi tambahan di kompetisi domestik.

Kompetisi Eerste Divisie tetap berjalan meski FIFA Matchday berlangsung. Situasi ini kerap membuat pemain yang dipanggil tim nasional harus absen dari klub, sehingga strategi seperti ini dinilai bisa menguntungkan kedua pihak.

Bagi Willem II, absennya Nathan tidak menjadi kerugian besar, karena bertepatan dengan jadwal internasional. Sementara bagi sang pemain, ia dapat kembali dengan kondisi “bersih” dari akumulasi kartu.

Meski begitu, aksi semacam ini tak lepas dari perdebatan. Sebagian pihak menilai langkah tersebut sebagai bentuk kecerdikan dalam membaca situasi pertandingan. Namun, ada pula yang menganggapnya kurang sportif meski tidak secara langsung melanggar aturan.

Terlepas dari kontroversi yang berkembang, fokus Nathan kini sepenuhnya tertuju pada tugas bersama Timnas Indonesia. Dengan jadwal internasional yang padat, kontribusinya diharapkan mampu memperkuat skuad Garuda di laga-laga penting mendatang.

Persipan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tengah memanaskan mesin menjelang bergulirnya FIFA Series 2026. Indonesia sebagai tuan rumah siap menyambut turnamen antar-konfederasi ini dengan persiapan matang di bawah arahan pelatih John Herdman.

Negara Bulgaria, Saint Kitts dan Nevis, dan Kepulauan Solomon akan ambil bagian. Laga dihelat Jumat, 27 Maret 2026. Berakhir 30 Maret 2026.

Para penggawa Garuda dijadwalkan mulai merapat ke Jakarta pada Minggu, 22 Maret 2026. Mengingat waktu persiapan yang cukup singkat sebelum laga perdana, intensitas latihan akan difokuskan pada pemantapan taktik.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa proses berkumpulnya pemain akan dilakukan secara bertahap. Pada 22 Maret pembukaan pemusatan latihan.

“Setelah Lebaran, mulai dari tanggal 22 sampai dengan nanti tanggal 24 Maret para pemain akan datang semuanya,” ujar Sumardji, Ketua BTN, beberapa waktu lalu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasokan BBM Dijamin Aman dan Terkendali
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Emas Berhasil Pangkas Koreksi usai Pengumuman Tak Terduga Trump
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo Telepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas Saat Idul Fitri
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Arus Balik Lebaran Meningkat, Jasamarga Perkuat Layanan di Tol Jakarta–Cikampek
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Mobil Terseret Banjir di Depok hingga 100 Meter, Dievakuasi Saat Air Surut
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.