Siklon Tropis Narelle di Selatan NTT, BMKG Sebut Tak Seperti Seroja 

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

KUPANG, KOMPAS - Siklon Tropis Narelle yang kini berada di utara Australia terus bergerak ke barat dan sebentar lagi memasuki Samudera Hindia, tepatnya di sisi selatan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Masyarakat yang mengalami pengalaman traumatis Siklon Tropis Seroja 2021 kini siaga.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Sti Nenot'ek pada Selasa (24/3/2025) memastikan, dampak Siklon Tropis Narelle tidak akan separah Siklon Tropis Seroja.

"Wilayah NTT mengalami dampak tidak langsung (Siklon Tropis Narelle)," ucapnya.

Dampak tidak langsung dimaksud Sti seperti hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat, angin kencang, serta petir dalam durasi tidak lama. Ini tidak seperti Siklon Tropis Seroja yang memporak-porandakan hampir seluruh wilayah NTT pada April 2021.

Kala itu, 181 orang meninggal dan 49.512 jiwa lainnya terdampak. Selain itu, 47 orang masih dinyatakan hilang. Sebanyak 250 orang luka-luka. Rumah rusak berat 17.124 unit, rusak sedang 13.652 unit, dan rusak ringan 35.733 unit.

Wilayah NTT mengalami dampak tidak langsung (Siklon Tropis Narelle).

Sti memaparkan, Siklon Tropis Narelle sudah tumbuh sejak 17 Maret 2026 di bagian timur laut Benua Australia atau selatan Merauke. Saat ini posisinya berada di daratan Australia sehingga disebut ex-Siklon Tropis Narelle.

"Kemungkinan hari ini atau besok akan kembali menjadi Siklon Tropis Narelle saat memasuki wilayah Samudera Hindia. Siklon Tropis Narelle ini berbeda dengan Siklon Tropis Seroja. Posisinya sangat jauh dari wilayah NTT, ribuan kilometer dari Kota Kupang," kata Sti.

Dengan begitu, wilayah NTT hanya mengalami dampak tidak langsung seperti hujan sedang-lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi cuaca ini diperkirakan masih berlangsung dua sampai tiga hari ke depan. Cuaca kembali normal seiring dengan posisi Siklon Tropis Narelle yang akan semakin jauh dari wilayah NTT.

Warga siaga 

Ketua Kelompok Nelayan Angsa Putih di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, Mansyur Dokeng mengatakan, dampak Siklonik Tropis Narelle mulai terasa. Pesisir perkampungan itu diterjang gelombang pasang. Beberapa perahu motor yang terlambat diamankan pun rusak.

"Gelombang sangat kuat sehingga menyebabkan dua perahu motor nelayan terseret hingga ke pinggir pantai dan menghantam talud penahan. Masyarakat terus waspada jika datang kondisi terburuk," katanya.

Berkaca pada Siklon Tropis Seroja, warga mulai belajar melakukan evakuasi secara mandiri. Berbagai dokumen penting sudah dikemas rapi. Mereka segera meninggalkan pesisir jika gelombang pasang mengganas. Rute evakuasi sudah disosialisasikan.

Begitu juga masyarakat di sekitar lereng Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur yang diingatkan waspada akan potensi banjir lahar hujan dari puncak. Hingga kini, gunung hiperaktif itu masih terus erupsi dan memuntahkan material. 

Tumpukan material berpotensi terdorong ke arah lereng manakala terjadi hujan dengan intensitas lebat dalam durasi lama. Seperti akhir tahun lalu, permukiman di Desa Dulipali rusak diterjang banjir lahar hujan. "Kami hampir setiap hari melintas di jalur itu," kata Yoseph Tukan (40), warga setempat.

Menurutnya, jalur rawan banjir lahar hujan membentang di sepanjang Jalan Trans Flores dari Desa Nobo sampai Desa Hokeng. Jaraknya lebih kurang 8 kilometer. Setiap hari, ribuan kendaraan mengangkut orang dan logistik melewati jalur tersebut.

Saat ini menjelang hari raya Paskah bagi umat Kristiani, jalur itu bakal ramai dilewati peziarah menuju Larantuka di sisi timur Gunung Lewotobi Laki-laki. Di Larantuka akan berlangsung Semanta Santa, ritus budaya bercorak Katolik yang sudah berlangsung lebih dari 5 abad.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lucinta Luna Tegaskan Serius Kembali ke Kodrat Sebagai Laki-laki Meski Dihujat
• 1 jam laluintipseleb.com
thumb
Wanita Muda Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Presiden
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Daftar Lengkap Skuad Timnas Saint Kitts dan Nevis untuk FIFA Series 2026
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Lalu Lintas Puncak Bogor Padat, Jalur Selatan Limbangan Garut Ramai Lancar | 23 MARET 2026
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Ini, Naik MRT Hanya Rp243 Per Pelanggan melalui Aplikasi MyMRTJ
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.