Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Seorang lansia bernama Mas Amah (78) tetap menunjukkan semangat hidup yang tinggi di usia senjanya. Setiap hari, ia setia menjaga warung kecil di sudut rumahnya demi memenuhi kebutuhan hidup bersama cucunya, Rendi Pratama.
Dengan kondisi fisik yang mulai renta, Mas Amah masih melayani pembeli dan menata jajanan yang digantung rapi di dinding. Aktivitas tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk perjuangan untuk bertahan hidup sekaligus menghidupi cucunya.
Sejak Rendi berusia lima tahun, kehidupan mereka berubah drastis setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Sejak saat itu, Mas Amah menjadi satu-satunya tempat bergantung bagi Rendi, mengambil peran sebagai orang tua sekaligus tulang punggung keluarga.
Kini, Rendi telah duduk di bangku kelas 3 SMP. Ia terus bersekolah dengan harapan dapat meraih masa depan yang lebih baik. Di balik perjuangan itu, ada sosok nenek yang tak pernah lelah berusaha demi keberlangsungan hidup mereka.
Warung kecil milik Mas Amah tidak hanya menjual jajanan, tetapi juga kebutuhan pokok seperti beras dan telur yang ditata sederhana di rak kayu. Dari usaha inilah mereka mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Upaya Mas Amah pun mendapat perhatian melalui layanan rehabilitasi sosial bagi lansia dari Sentra Wyata Guna Bandung. Melalui bantuan kewirausahaan, ia mendapatkan dukungan untuk memperkuat usahanya agar tetap produktif dan mandiri.
Program rehabilitasi sosial tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong lansia agar tetap berdaya dan memiliki peran dalam keluarga maupun lingkungan.
"Alhamdulillah, dengan bantuan ini saya bisa usaha lagi. Mudah-mudahan cukup untuk kebutuhan saya dan cucu," ujar Mas Amah dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kementerian Sosial, pada Selasa, 24 Maret 2026.
Kisah Mas Amah menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap berjuang. Dari warung kecilnya, ia menjaga harapan tetap hidup, baik untuk dirinya maupun masa depan sang cucu.
Editor: Redaktur TVRINews





