Gagal Finis, Francesco Bagnaia Keluhkan Hal Ini di MotoGP Brasil 2026

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang sulit pada MotoGP Brasil setelah gagal menyelesaikan balapan utama, akhir pekan kemarin. 

Pembalap Ducati itu terjatuh saat masih berada di luar 10 besar hingga membuatnya mengakhiri balapan lebih dulu.

Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Instagram/Francesco Bagnaia

Sebelumnya, Bagnaia juga tampil kurang maksimal saat kualifikasi setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya harus start dari posisi ke-11. Pada Sprint Race, Sabtu, ia hanya mampu finis di posisi kedelapan.

Pada balapan utama, Bagnaia mengaku kesulitan memahami kondisi lintasan, terutama terkait minimnya daya cengkeram ban.

“Saya hanya mencoba menyelesaikan balapan, tetapi saya terjatuh. Saya tidak bisa benar-benar memahami kondisinya. Sangat sulit bagi saya untuk tetap berada di atas motor. Grip sangat buruk,” ujar Bagnaia.

Performa yang tidak konsisten ini menjadi sorotan karena ia sebenarnya tampil cukup kompetitif sepanjang sesi latihan.

“Tahun lalu juga seperti ini sepanjang waktu. Tetapi di awal musim, saat tes, dan juga di sini selain saat balapan saya selalu merasa nyaman. Saya perlu memahami ini lebih baik dan meningkatkannya,” katanya.

Bagnaia menyebut perbedaan performa antara sesi latihan dan balapan menjadi hal yang membingungkan.

“Saya berada di depan saat FP2 dan juga saat warm-up pagi. Sayangnya saya membuat kesalahan saat kualifikasi kemarin, tetapi saya cepat. Itulah mengapa aneh saya sangat kesulitan saat balapan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kendala utama yang dihadapinya saat ini.

“Kurang lebih, terlihat kami kesulitan memperlambat motor dan mempertahankan kecepatan normal di tikungan,” jelas Bagnaia.

“Dalam sesi, saya memiliki feeling yang jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu, tetapi tidak saat balapan,” lanjutnya.

Meski mengalami kesulitan, Bagnaia menilai ada perkembangan dalam kemampuannya bertarung dengan pembalap lain.

“Tahun lalu saya punya lebih banyak masalah saat berada di belakang pembalap lain. Jika sudah berada dalam jarak 0,6 atau 0,7 detik, saya akan tetap di situ. Sekarang saya bisa lebih dekat ke lawan, dan itu membantu dalam pertarungan,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Godok Efisiensi Anggaran Jika Harga Minyak Terus Naik
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menhub Dudy Purwagandhi Minta Pengusaha Logistik Patuhi Pembatasan Operasional demi Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Bawa Salam Presiden, Gus Ipul Sowan ke Sejumlah Masyayikh
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
ASDP Baubau Catat Lonjakan Penumpang 17 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.