Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak 76.336 kendaraan melintas di kawasan Nagreg menuju arah Bandung hingga pukul 15.00 WIB, Selasa, 24 Maret pada periode arus balik Lebaran tahun ini.
Pejabat Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric A Prabowo mengatakan angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas kendaraan di jalur selatan yang menjadi salah satu titik utama perlintasan pemudik dari wilayah timur menuju Bandung.
“Untuk arah Bandung di Nagreg hingga saat ini tercatat sebanyak 76.336 kendaraan, dengan rincian 44.643 sepeda motor dan 31.122 mobil,” kata Eric di Bandung seperti dilansir Antara, Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan pada hari sebelumnya jumlah kendaraan yang melintas menuju arah Bandung dalam kurun waktu 24 jam mencapai 148.266 unit di jalur tersebut. Angka itu menunjukkan adanya penurunan volume kendaraan secara bertahap pada hari ini. Sementara itu, arus kendaraan yang bergerak menuju arah Tasikmalaya juga terpantau tinggi dengan total 48.419 kendaraan hingga periode yang sama.
Baca Juga :
One Way Diterapkan, Arus dari Nagreg Menuju Limbangan Ditutup Sementara
“Untuk arah Tasikmalaya tercatat sebanyak 48.419 kendaraan,” ujarnya.
Eric menambahkan secara keseluruhan volume kendaraan pada periode arus mudik dan balik tahun ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada jalur selatan yang menjadi favorit pemudik.
“Terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kami memprediksi puncak arus masih akan berlangsung dalam waktu dekat,” katanya.
Sementara itu, dalam pantauan di lapangan, pihak kepolisian mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas pada siang hari dengan menahan arus kendaraan dari arah Nagreg menuju Tasikmalaya. Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan dari arah timur menuju Bandung. Kebijakan tersebut dilakukan secara situasional menyesuaikan volume kendaraan yang terus bergerak dinamis.
Lalu lintas di jalur Selatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Metro TV




