jpnn.com, JAWA TENGAH - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk merencanakan waktu kepulangan sebaik mungkin guna menghindari kemacetan parah di puncak arus balik Lebaran 2026.
Dia menjelaskan Pemerintah telah menyiapkan fasilitas Work From Anywhere (WFA) yang bisa dimanfaatkan oleh para pekerja.
BACA JUGA: Satu Personel Polres Pekalongan Gugur Setelah Bertugas Kawal Arus Mudik
Kapolri menyarankan agar masyarakat tidak memaksakan diri kembali ke Jakarta secara bersamaan pada hari ini.
Menurutnya, pemanfaatan WFA bisa menjadi solusi jitu untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan tol.
BACA JUGA: One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berlaku, Menko PMK Hadiri Flag Off
"Ada fasilitas dari pemerintah, WFA (Work From Anywhere), yang ini juga bisa digunakan untuk mengurai puncak arus hari ini. Jadi, kalau ada masyarakat yang ingin memilih (menunda balik), bisa memanfaatkan besok tanggal 25, 26, dan 27," kata Listyo Sigit di Gerbang Tol Kalikangung, Jawa Tengah, Selasa (24/3).
Selain opsi bekerja secara daring, Kapolri juga menyarankan masyarakat untuk melirik moda transportasi lain seperti kereta api yang dinilai sebagai salah satu pilihan perjalanan paling nyaman saat ini.
BACA JUGA: Jasa Marga Dukung Pemberlakuan Sistem Buka Tutup Rest Area pada Puncak Arus Balik
Lebih lanjut, mantan Kabareskrim itu mengingatkan para pengendara untuk tetap mengutamakan keselamatan di atas kecepatan.
Dia meminta pemudik memanfaatkan fasilitas pos pelayanan yang telah disediakan sepanjang jalur balik.
"Manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan pemerintah, apakah itu di rest area, pos pelayanan, maupun pos terpadu. Bagi yang kecapekan, kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri," pesannya.
Kepolisian memastikan bahwa seluruh rekayasa lalu lintas akan disesuaikan secara dinamis agar masyarakat yang melakukan arus balik tetap terlayani dengan maksimal hingga akhir periode mudik.(mcr8/jpnn)
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Kenny Kurnia Putra




