JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Mini Indonesia Indah masih menjadi magnet bagi keluarga untuk menghabiskan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hingga Selasa (24/3/2026) pukul 13.00 WIB, kawasan wisata ini telah dikunjungi sekitar 13.000 orang.
Salah satu fasilitas yang menjadi incaran pengunjung adalah Angkutan Keliling (Angling), yang mengantar wisatawan berkeliling ke sejumlah anjungan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean untuk menaiki Angling mengular hingga sekitar 30 meter di halte TMII.
Meski cuaca terik, minat pengunjung tidak surut. Orangtua yang membawa anak-anak tetap bertahan mengantre di bawah panas matahari demi menikmati fasilitas tersebut.
Baca juga: Libur Sekolah Lebaran 2026 Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkapnya
Salah satu pengunjung, Rama (35), warga Cilandak, mengaku rela mengantre Angling untuk menuju Anjungan Yogyakarta.
“Awalnya mau naik skuter listrik, tapi kebetulan sedang banyak dipinjam, jadi pilih ini (Angling). Ada juga bus double decker, jadi bisa menampung lebih banyak penumpang,” ujar Rama.
Ia menambahkan, TMII menjadi pilihan karena harga tiket yang relatif terjangkau serta banyaknya pilihan wahana dan anjungan.
Rama bersama keluarga berencana menuju Anjungan Yogyakarta yang berada dekat danau untuk piknik.
“Kami ke Anjungan Yogyakarta karena dekat dengan danau, sekalian piknik di sana bersama anak dan istri,” kata dia.
Baca juga: Menikmati Libur Lebaran di TMII: Murah dan Ramah Keluarga
Pengunjung lain, Oki (37), juga mengaku rela mengantre panjang, namun memilih mencoba bus tingkat (double decker) yang tersedia di kawasan tersebut.
“Kalau saya karena penasaran saja. Biasanya naik bus double decker ini di Monas atau lewat HI, sekarang ada di TMII,” ujar Oki.
Ia menuturkan telah mengantre sekitar 15 menit untuk menaiki bus maupun Angling.
Menurutnya, kendaraan berkapasitas besar seperti bus tingkat lebih efisien dibandingkan buggy yang daya angkutnya terbatas.
“Biasanya keliling pakai mobil buggy seperti mobil golf yang kapasitasnya sedikit. Kalau double decker bisa lebih banyak penumpang,” ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang