JAKARTA, KOMPAS.TV - Puluhan penumpang kapal kayu KM Sumber Makmur yang mati mesin dan terombang-ambing di perairan barat Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu berhasil dievakuasi, pada Selasa (24/3/2026).
Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan jumlah penumpang yang dievakuasi oleh tim gabungan sebanyak 61 orang.
“Total ada 61 penumpang dan satu orang nakhoda kapal yang dievakuasi petugas gabungan,” kata Gatot di Jakarta, Selasa, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: H+2 Lebaran, Pergerakan Penumpang Kapal di Pelabuhan Bakauheni Meningkat
Gator menuturkan, kapal kayu dengan nama lambung KM Sumber Makmur dengan nakhoda bernama Sadam itu bertolak dari Pulau Panggang menuju Pelabuhan Rawabasan.
Namun, saat kapal berada tengah perjalanan, vanbelt mesin kapal tersebut putus dan menyebabkan mesin penggerak bilge pump mati.
“Kondisi ini menyebabkan air laut masuk ke dalam badan kapal yang merendam mesin utama kapal dan menimbulkan kepanikan," tuturnya.
Di tengah situasi tersebut, lanjut dia, seorang penumpang menghubungi petugas damkar pos Pulau Lancang. Ia mengatakan petugas mendapatkan informasi pukul 08.15 WIB.
Petugas yang menerima laporan tersebut pun langsung menuju lokasi kejadian menggunakan Kapal Satria Biru 08 dari Pulau Lancang.
Menurut dia, karena jumlah korban yang banyak, petugas menyiapkan 76 perahu penyelamat di Pos Pulau Pari.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- kapal mati mesin
- evakuasi penumpang kapal
- kepulauan seribu
- gulkarmat
- jakarta





