KPK: Gus Yaqut Mengidap Sakit Gerd Akut

republika.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan untuk tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. KPK menyebut Yaqut  mengidap GERD akut atau penyakit asam lambung. Alasan itu yang menjadi salah satu pertimbangan untuk menyetujui pengalihan penahanan dari di rumah tahanan negara menjadi tahanan rumah.

“Kami informasikan bahwa salah satu hasil dari asesmen kesehatan itu adalah yang bersangkutan mengidap GERD akut, dan pernah dilakukan endoskopi dan kolonoskopi. Saya kurang begitu hafal istilah medis ya, mungkin bisa rekan-rekan cek,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Baca Juga
  • Hotel Borobudur Jakarta Rayakan HUT ke-52 dengan Semangat Kebersamaan
  • Latihan Perdana Timnas Indonesia, 15 Pemain Sudah Hadir, Sejumlah Bintang Masih dalam Perjalanan
  • Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Iran-Israel

Selain itu, Asep mengumumkan bahwa Yaqut mengidap asma. “Jadi, tentunya ini menjadi salah satu syarat ya, di samping juga tentunya ada keperluan-keperluan lain dalam hal ini strategi penanganan perkara ini supaya bisa berjalan dengan lancar gitu,” katanya.

Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK mulai menyidik kasus dugaan korupsi terkait kuota haji untuk Indonesia tahun 2023-2024.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pada 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan penghitungan awal kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp1 triliun lebih, dan mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri hingga enam bulan ke depan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tekanan Industri Gim Kian Berat, Epic Games PHK 1.000 Lebih Karyawan
• 49 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Di Balik Ultimatum 48 Jam Trump untuk Iran: Ada Taktik Militer Terselubung di Selat Hormuz?
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
IHSG Berpotensi Variatif di Tengah Pasar Cermati Perkembangan AS-Iran
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
PT JMRB Jawab Kritik Dahlan Iskan soal Toilet Jalan Tol Jorok, Langsung Dibersihkan Kalau Kotor
• 4 jam laludisway.id
thumb
MaRI Extension Resmi Dibangun 2026, Wajah Baru Pusat Bisnis Makassar
• 12 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.