China terus upayakan mediasi diplomatik selama konflik di Timur Tengah

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Beijing (ANTARA) - Utusan khusus pemerintah China untuk masalah Timur Tengah, Zhai Jun, Senin (23/3), menegaskan bahwa pemerintahnya akan terus mengupayakan mediasi diplomatik selama konflik masih terjadi di Timur Tengah.

Zhai mengatakan dalam konferensi pers bahwa rakyat China sangat menghargai perdamaian. Kemudian, dia melanjutkan, landasan kebijakan China di Timur Tengah adalah mendorong rekonsiliasi dan perdamaian.

Zhai pun mengingatkan bahwa konflik di kawasan tersebut itu sudah menelan lebih dari 21.000 korban. Dan, seiring meluasnya api perang di Timur Tengah, perdagangan dan ekonomi global berada di bawah tekanan yang sangat besar.

"Begitu kotak pandora terbuka, dampaknya akan sangat besar. Pertempuran lebih lanjut tidak akan menghasilkan pemenang, melainkan hanya penderitaan besar bagi masyarakat di kawasan itu," kata dia.

Zhai mengatakan bahwa sebagai negara besar yang bertanggung jawab dan sahabat tulus bagi negara-negara di kawasan, China akan mempertahankan komunikasi dan koordinasi yang erat dengan para pihak, membantu meredakan ketegangan, membuka jalan bagi gencatan senjata, menjembatani dimulainya kembali dialog, serta melakukan upaya tanpa henti demi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Instruksikan Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk Selama Arus Balik Lebaran
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Dirlantas Apresiasi PLN Jaga Pasokan Listrik: Bantu Kelancaran Pengamanan Mudik
• 5 jam laludetik.com
thumb
Lalin Arus Balik Mulai Padat, One Way Diberlakukan di Tol Brebes hingga Cikampek Utama
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang Diperkirakan Hari Ini
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pamerkan Bangkai LUCAS, Iran Klaim Tembak Jatuh 131 Drone AS
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.