Distribusi BBM Lebaran 2026 Makin Lancar, Kereta Api Jadi Andalan di Sumbagsel

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Kereta api pengangkut BBM milik KAI melintas di jalur Sumatera Selatan, menjadi andalan distribusi energi selama masa Angkutan Lebaran 2026. (Sumber: Dok. PT KAI)

KOMPAS.TV - Untuk menjamin kelancaran pasokan energi selama periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mengambil peran strategis dalam mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa selama masa Posko Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 13 hingga 23 Maret 2026, proses distribusi BBM berjalan aman, lancar, serta tepat waktu.

Pengiriman BBM dilakukan dari Integrated Terminal (IT) Palembang atau Kertapati menuju sejumlah Fuel Terminal (FT) utama di Sumbagsel, seperti Baturaja, Lahat, dan Lubuklinggau. Distribusi ini mengandalkan moda kereta api dengan rangkaian gerbong ketel (RTW), termasuk adanya penambahan armada guna mengoptimalkan kapasitas angkut.

“Kereta api menjadi tulang punggung distribusi energi yang efisien dan aman, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Aida.

BBM yang didistribusikan berasal dari Integrated Terminal Palembang yang mendapatkan pasokan melalui jaringan pipa dari Kilang Refinery Unit III Plaju. Jenis BBM yang disalurkan meliputi Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar, yang kemudian dikirim ke berbagai Fuel Terminal menggunakan kereta api.

Rangkaian gerbong ketel (RTW) membawa BBM dari Integrated Terminal Palembang menuju berbagai Fuel Terminal di wilayah Sumbagsel untuk memastikan pasokan tetap aman dan lancar. (Sumber: Dok. PT KAI)

Adapun jarak distribusi dari IT Palembang menuju masing-masing daerah cukup bervariasi, yakni sekitar 173 kilometer ke Baturaja, 190 kilometer ke Lahat, dan 305 kilometer ke Lubuklinggau. 

Dalam satu perjalanan, rangkaian kereta BBM terdiri dari 12 hingga 18 gerbong ketel, dengan kapasitas angkut mencapai 500 hingga 650 kiloliter atau setara 500.000 hingga 650.000 liter.

Selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026, total BBM yang berhasil disalurkan mencapai 16.986.870 liter. Angka ini menunjukkan peningkatan positif dalam penggunaan kereta api sebagai moda transportasi logistik energi, sekaligus membuktikan keandalannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di masa puncak mobilitas seperti Lebaran.

Baca Juga: Ribuan Pemudik Dilepas Gratis dari Kertapati: KAI, Pemprov Sumsel & Bank Sumsel Babel Bersinergi

Selain mampu mengangkut dalam jumlah besar sekaligus, kereta api juga memiliki sejumlah keunggulan lain, seperti ketepatan waktu, terbebas dari kemacetan, serta lebih ramah lingkungan dibandingkan transportasi darat lainnya.

Penulis : Anindhita-Maulizeira

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • BBM
  • KAI Divre III Palembang
  • Lebaran 2026
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
One-Way Nasional Arus Balik Resmi Berlaku, Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Prediksi Puncak Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Terjadi 26–29 Maret 2026, ASDP Imbau Hindari Waktu Padat
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Siap Dual Listing, Merdeka Gold (EMAS) Ajukan IPO di Bursa Hong Kong
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Beli Tiket MRT Jakarta Kini Bisa Pakai WhatsApp, Begini Caranya
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Membludak! 80 Ribu Pengunjung Padati Ragunan di H+2 Lebaran
• 14 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.