Pengunjung pusat perbelanjaan atau mal mengalami tren peningkatan selama periode libur Lebaran 2026. Kenaikan jumlah pengunjung tercatat sekitar 12 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengatakan angka tersebut merupakan perbandingan antara Lebaran 2026 dan Lebaran 2025.
“Berdasarkan data sampai saat ini, rata-rata pertumbuhan tingkat kunjungan sekitar 12 persen dibandingkan tahun 2025 lalu,” ujar Alphonzus kepada kumparan, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan terutama terjadi sejak hari pertama Idul Fitri hingga H+2. Bahkan, puncak kunjungan tercatat pada hari kedua Lebaran.
“Kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat sejak Idul Fitri hari pertama dengan puncaknya pada hari kedua. Tren ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir pekan ini,” jelasnya.
Alphonzus menjelaskan, lonjakan pengunjung tidak hanya terjadi di mal yang berada di kota besar, tetapi juga di berbagai daerah. Hal ini dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat selama musim mudik.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol, turut mendorong peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan.
“Saat ini hampir semua pusat perbelanjaan, baik di kota besar maupun di luar kota besar, mengalami peningkatan kunjungan. Ini didorong oleh pembangunan infrastruktur, terutama jalan tol,” katanya.
Ia menjelaskan, terjadi pertukaran arus kunjungan masyarakat selama libur Lebaran. Warga kota besar banyak yang mudik atau berwisata ke daerah, sementara masyarakat dari daerah juga memanfaatkan momen liburan untuk berkunjung ke kota besar.
“Sehingga terjadi pertukaran kunjungan, di mana masyarakat kota besar melakukan mudik atau wisata, dan sebaliknya masyarakat dari luar kota besar datang ke kota besar saat libur Idul Fitri,” tambahnya.
Terkait kebijakan Work From Anywhere (WFA) setelah libur Lebaran 2026, Alphonzus mengaku belum melihat dampak signifikan terhadap tingkat kunjungan. Kebijakan WFA diterapkan pada 25-27 Maret 2026, setelah periode libur panjang Lebaran.
“Untuk saat ini, kebijakan WFA belum berdampak signifikan karena masih dalam periode libur panjang Lebaran hingga akhir pekan,” ujarnya.





