jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo, menyatakan dukungan penuh terhadap pelibatan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan program strategis pemerintah berjalan bersih dan tepat sasaran.
BACA JUGA: ABP Dukung Jamintel Kejagung Awasi MBG, Tegaskan Program Prioritas Prabowo
Anshar Ilo menegaskan bahwa pengawasan ketat sangat dibutuhkan guna mencegah praktik korupsi, termasuk dugaan mark-up bahan baku yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat penerima manfaat.
"Kami sangat setuju Kejagung dilibatkan dalam pengawasan MBG. Sekarang tinggal kita tunggu kerja nyata, berani atau tidak menindak dan menangkap oknum-oknum yang diduga melakukan praktik korupsi, termasuk mark-up bahan baku,” tegas Anshar Ilo dalam keterangan persnya ke wartawan Selasa (24/03).
BACA JUGA: Menkeu Purbaya: Anggaran Program MBG Tidak Dipotong Meski Harga Minyak Dunia Naik
Dia menilai program MBG yang dicanangkan pemerintah memiliki tujuan mulia dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda.
Karena itu, kata dia, program tersebut harus dijaga dari segala bentuk penyimpangan, kolusi, dan nepotisme (KKN).
BACA JUGA: Dukung Pembatasan Pengunaan Media Sosial Pada Anak, Sultan Singgung Program MBG dan Beasiswa
Lebih lanjut, Anshar Ilo menyatakan bahwa Logis 08 akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“Logis 08 mendukung penuh program MBG yang berkualitas dan bebas dari KKN. Jangan sampai niat baik negara justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program MBG di lapangan, serta tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan.
Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah.
“Ini bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tapi juga tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Anshar Ilo.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




