Grup MIND ID Komitmen Pacu Hilirisasi Komoditas

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA—Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID berkomitmen melakukan akselerasi sejumlah proyek hilirisasi komoditas bernilai tambah.

Division Head Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika menyampaikan dalam dua tahun terakhir penciptaan nilai tambah di dalam negeri bergerak kian solid. Angka ini menegaskan bahwa strategi pengolahan mineral dan batu bara di dalam negeri bukan lagi wacana, melainkan kerja nyata yang menyumbang porsi signifikan terhadap total investasi nasional.

“Hal ini mengubah struktur industri Indonesia dari penjual bahan mentah menjadi produsen produk bernilai tambah,” paparnya dalam siaran pers, Selasa (24/3/2026).

Total realisasi investasi bidang hilirisasi pada Januari – Desember 2025 mencapai Rp584,1 triliun atau tumbuh 43,3%. Adapun capaian realisasi investasi hilirisasi sepanjang Januari-Desember 2025 itu meliputi mineral mencapai Rp373,1 triliun, perkebunan dan kehutanan Rp144,5 triliun, minyak dan gas bumi Rp60 triliun serta perikanan dan kelautan Rp6,4 triliun.

Sementara itu, penanaman modal hilirisasi itu meliputi Rp154,5 triliun dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) serta Rp429,6 triliun dari penanaman modal asing (PMA).

Selly Adriatika menyatakan Grup MIND ID berada di garis terdepan mendukung akselerasi tersebut. Sejumlah proyek strategis yang telah beroperasi dan terus dikembangkan antara lain fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium.

Baca Juga

  • Dukung KEN, MIND ID Dorong Swasembada Energi dan Hilirisasi
  • Strategi Pengembangan Mineral Kritis, Apa Peran MIND ID?
  • MIND ID Perkuat Peran Hubungan Masyarakat, Dukung Program Hilirisasi Nasional

Selanjutnya, smelter pengolahan dan pemurnian tembaga beserta Precious Metal Refinery di Gresik, tiga proyek pengolahan dan pemurnian nikel di Sulawesi, serta proyek pengembangan infrastruktur logistik batu bara Tanjung Enim–Keramasan.

“Rangkaian inisiatif ini dirancang untuk memperkuat rantai nilai di dalam negeri dan meningkatkan kapasitas produksi,” ujarnya.

Kendati demikian, perjalanan hilirisasi nasional terus dihadapkan pada tantangan. Volatilitas harga komoditas global, pergeseran rantai pasok, perubahan teknologi terutama pada bahan baku baterai, ketegangan geopolitik, hingga perubahan kebijakan dagang di pasar mitra, menuntut biaya produksi dan strategi komersial pelaku industri bergerak dinamis.

Di dalam negeri, penataan kebijakan ekspor mineral mentah memberikan angin baru bagi pengembangan midstream dan downstream. Indonesia harus memiliki kapasitas untuk membangun rantai pasok yang lebih utuh di dalam negeri, dan naik kelas menjadi pemasok produk bernilai tambah dan berteknologi tinggi.

USGS menempatkan Indonesia sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia sekitar 55 juta ton, memperkuat posisinya dalam agenda hilirisasi berbasis nikel. Di sisi bauksit, data Badan Geologi ESDM mencatat cadangan bijih bauksit sekitar 2,865 miliar ton.

Sementara untuk batu bara, cadangan nasional tercatat sekitar 31,96 miliar ton pada akhir 2024. Angka-angka ini menjadi landasan kebijakan hilirisasi dan keamanan pasok energi bahan baku untuk jangka menengah–panjang.

Oleh karenanya, sejumlah isu domestik memerlukan penegasan tindak lanjut, antara lain ketersediaan dan keandalan energi untuk fasilitas pengolahan, tata kelola niaga yang disiplin dan transparan, serta insentif fiskal yang tepat sasaran untuk mempercepat tahap lanjut investasi.

“Hilirisasi merupakan proses jangka panjang yang menuntut konsistensi, dan kolaborasi berbagai pihak,” ujar Selly Adriatika.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Prihatin Bertemu 3 Janda dalam Kontrakan, hingga Bupati Situbondo Kepergok Video Call LC
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Puncak Arus Balik Lebaran 2026: 283 Ribu Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta Hari Ini
• 7 jam lalumatamata.com
thumb
John Herdman Punya Bestie Baru di Timnas Indonesia, Ini Sosok yang Jadi Sorotan Jelang FIFA Series
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapolri Pastikan Kesiapan Jalur Ketapang–Gilimanuk Hadapi Lonjakan Arus Balik
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Arus Balik Nampak di Terminal Kampung Rambutan, 2 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.