JAKARTA, KOMPASTV - Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan telah meluncurkan gelombang serangan terbaru dalam operasi bertajuk True Promise 4, yang melibatkan rudal balistik “multi-warhead” serta drone tempur.
Rekaman yang beredar memperlihatkan peluncuran roket, meski tanggal dan lokasi pasti dari video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Dalam pernyataannya, IRGC mengklaim bahwa target di Eilat, Dimona, wilayah utara Tel Aviv, serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan berhasil dihantam secara presisi menggunakan rudal balistik multi-hulu ledak dan drone berdaya hancur tinggi.
Sementara itu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuding Iran sebagai ancaman global menyusul eskalasi konflik di kawasan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pernyataannya, Netanyahu menyebut perkembangan selama 48 jam terakhir sebagai bukti nyata bahwa Iran membahayakan dunia.
“Jika Anda menginginkan bukti bahwa Iran membahayakan seluruh dunia. Dalam 48 jam terakhir, Iran menargetkan area sipil. Mereka melakukan itu sebagai senjata pembunuh massal. Untungnya, tidak ada yang tewas, tetapi itu karena keberuntungan, bukan niat mereka. Niat mereka adalah untuk membunuh warga sipil," kata Netanyahu dilansir dari Viory.
Ia juga menyoroti serangan yang disebut menyasar kawasan suci di Yerusalem.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Galih
Baca Juga: Herdman Kagumi Semangat Juang Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- netanyahu
- irgc
- iran
- rudal balistik





