Peningkatan volume kendaraan mulai terlihat di ruas Tol Trans Jawa, khususnya jalur Semarang-Solo, pada Selasa (24/3), di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Di kawasan Bawen, Kabupaten Semarang, tepatnya di KM 442, kendaraan roda empat yang didominasi pemilir terlihat melaju perlahan. Kepadatan ini terjadi setelah diberlakukannya sistem dua jalur satu arah guna mengurai arus kendaraan yang terus bertambah.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah mulai menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah lokal secara situasional sejak pukul 17.36 WIB. Skema ini berlaku dari KM 459 Tol Salatiga hingga Gerbang Tol Kalikangkung KM 414.
Dari pantauan udara, antrean kendaraan tampak mengular di sejumlah titik, termasuk di simpang susun Bawen. Laju kendaraan cenderung melambat seiring tingginya volume arus balik yang mengarah ke Jakarta dan sekitarnya.
Petugas kepolisian juga terlihat mengawal dan mengatur arus kendaraan saat pemberlakuan sistem tersebut, guna memastikan lalu lintas tetap terkendali dan meminimalkan potensi kemacetan.
Penerapan sistem satu arah lokal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kendaraan pada H+3 Lebaran, sehingga arus balik di jalur Tol Trans Jawa dapat berjalan lebih lancar.





