Jakarta, tvOnenews.com - Kembalinya Elkan Baggott ke dalam pelukan Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 diprediksi bakal mendongkrak performa lini pertahanan skuad Garuda secara signifikan.
Kehadiran bek jangkung ini membawa angin segar sekaligus standar baru dalam latihan timnas.
Penilaian objektif ini datang langsung dari pelatih kepala anyar Indonesia, John Herdman.
Usai memimpin sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Selasa (24/3), pelatih asal Inggris tersebut memuji kualitas yang dibawa Baggott dari kompetisi di Eropa.
"Dia (Baggot) yang bermain di liga kedua Inggris berlatih dengan intensitas yang menurut saya berada di level tertinggi. Saya harap ia membawa profesionalisme itu ke sini," ucap Herdman.
Elkan Baggott saat ini berkarier bersama Ipswich Town FC, klub yang berlaga di kasta kedua Liga Inggris (EFL Championship).
Pemain berusia 23 tahun ini akhirnya kembali mengenakan seragam Merah Putih setelah sempat absen membela negara selama hampir dua tahun.
Sebelumnya, Elkan merupakan pilar penting sejak di level Timnas U-19 pada 2020, Timnas U-23 pada 2023, hingga terakhir kali tampil di Piala Asia 2023.
John Herdman mengaku sudah lama memantau bakat pemain bertinggi 194 cm tersebut dan menaruh ekspektasi besar padanya.
"Saya pernah menonton permainan dia saat membela Indonesia dan saya terkesan. Saya yakin, ia akan menjadi masa depan timnas," ucap Herdman.
Dampak positif kehadiran Elkan tidak hanya dirasakan oleh pelatih, tetapi juga rekan sejawatnya di lini belakang, Rizky Ridho.
Bek Persija Jakarta tersebut menyambut hangat kembalinya Elkan dan mengaku siap menyerap ilmu dari pengalaman Elkan di tanah Britania.
"Saya senang dia kembali dipercaya memperkuat timnas. Dia kini sudah semakin besar dan berkembang. Selain itu, pengalamannya juga otomatis lebih banyak dan saya akan belajar padanya ilmu yang ia dapat selama bermain di Inggris," tutur Rizky Ridho.
Dengan kombinasi pelatih kelas dunia dan kembalinya pemain yang berkompetisi di level tinggi Eropa, lini pertahanan Indonesia diharapkan menjadi benteng yang sulit ditembus dalam laga-laga FIFA Series mendatang. (ant/dpi)




