China Beri Bantuan ke Iran, Abbas Araghchi Beri Pernyataan Tak Terduga soal Penghentian Perang

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Beijing, tvOnenews.com - Penghentian perang secara menyeluruh.mulai diupayakan, Menteri Luar Negeri China Wang Yi bicara dengan Menlu Iran Abbas Araghchi bicara di telepon pada Selasa (24/3) untuk penghentian perang, bukan hanya gencatan senjata. 

"Menlu Araghchi menyampaikan Iran berkomitmen untuk mencapai penghentian perang secara menyeluruh, bukan sekadar gencatan senjata sementara," demikian disebutkan dalam rilis tertulis dalam laman Kementerian Luar Negeri China pada media Selasa.

Dalam pernyataan tersebut, disampaikan bahwa Araghchi menjelaskan perkembangan terbaru situasi di kawasan, serta mengucapkan terima kasih kepada China atas bantuan kemanusiaan darurat yang diberikan.

"Ia menyatakan bahwa rakyat Iran semakin bersatu dalam menghadapi tindakan agresi dari luar serta menjaga kedaulatan dan kemerdekaan negara," demikian disebutkan.

Menlu Araghchi juga menegaskan bahwa Selat Hormuz terbuka bagi semua pihak, dan kapal-kapal dapat melintas dengan aman, tapi hal tersebut tidak berlaku bagi negara-negara yang sedang terlibat dalam konflik.

"Saya berharap langkah-langkah yang diambil oleh semua pihak dapat membantu meredakan situasi, bukan justru memperburuk konflik. Saya juga berharap China dapat terus memainkan peran aktif dalam mendorong perdamaian dan menghentikan perang," kata Araghchi dalam keterangan tersebut.

Sementara Wang Yi menegaskan kembali posisi prinsip China dengan menekankan bahwa semua ketegangan harus diselesaikan melalui dialog dan negosiasi, bukan dengan penggunaan kekuatan militer.

"Berunding selalu lebih baik daripada terus berperang. Hal ini sejalan dengan kepentingan negara dan rakyat Iran, serta mencerminkan harapan umum masyarakat internasional," ungkap Wang Yi.

Wang Yi berharap semua pihak dapat memanfaatkan setiap peluang dan momentum untuk perdamaian, serta segera memulai proses perundingan.

"China akan terus berpegang pada posisi yang objektif dan adil, menentang pelanggaran terhadap kedaulatan negara lain, secara aktif mendorong perdamaian dan penghentian konflik, serta berkomitmen menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan," tambah Wang Yi.

Sebelumnya pada Senin (23/3), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa dia telah memerintahkan penundaan selama lima hari untuk semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suhu Kamar 24 Derajat Celsius: Standar Baru Tidur Sehat untuk Lansia
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Lawan Arus Balik, Lalin Gebang Kulon–Ajibarang Merayap
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Ramalan Zodiak 25 Maret 2026: Cancer Bertemu Pasangan, Taurus Utamakan Kerja Sama Tim
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tingginya 7 Kaki, John Herdman Ungkap Alasan Kocak hingga Kualitas Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia!
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Lalin Menuju Lingkar Gentong Macet 10 Km di Puncak Arus Balik Lebaran
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.