JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pergerakan kendaraan yang kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) pada periode H-10 hingga H+2 libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, atau tepatnya 11-23 Maret 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono melaporkan, dalam periode tersebut, kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 1.702.500 kendaraan.
Angka ini merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Gubernur Jateng Imbau Pemudik Manfaatkan WFA dan Tidak Buru-Buru Pulang
Ia kemudian merinci arus lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada 11-23 Maret 2026 tersebut.
Menurut penjelasannya, distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek, mayoritas dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 696.748 kendaraan atau 40,9 persen.
Lalu dari arah Barat (Merak) 568.159 kendaraan atau 33,4 persen, dan dari arah selatan (Puncak) sebanyak 437.593 kendaraan atau 25,7 persen.
Dikutip dari Antara, untuk rincian pergerakan, kendaraan dari arah Trans Jawa yang melintas melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 309.156 kendaraan, atau lebih rendah 15,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 387.592 kendaraan, turun sebesar 7,1 persen dari kondisi normal.
Secara total, arus dari arah timur mencapai 696.748 kendaraan, lebih rendah 10,9 persen dari lalu lintas normal.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara.
- jasa marga
- kendaraan kembali ke jabotabek
- jabotabek
- jumlah kendaraan
- arus balik lebaran
- lebaran 2026





