HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menilai Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat jejaring ekonomi dan kolaborasi antar pelaku usaha asal Sulsel.
Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Semoga kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang semakin mempererat persaudaraan, memperkuat jejaring, serta mendorong kolaborasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulsel,” ujarnya pada Selasa, 24 Maret.
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel ini menekankan bahwa peran saudagar Bugis-Makassar selama ini telah menjadi salah satu motor penggerak perekonomian, baik di dalam maupun luar daerah.
Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong dinilai penting untuk terus dijaga dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Lebih lanjut, Cicu sapaannya berharap nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Makassar tetap menjadi landasan dalam setiap aktivitas ekonomi dan pembangunan.
“Saya berharap para saudagar terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong, serta nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Makassar dalam setiap langkah pembangunan di Sulsel,” tambahnya.
PSBM sendiri dikenal sebagai forum tahunan yang mempertemukan para pengusaha, perantau, dan tokoh masyarakat asal Sulawesi Selatan dari berbagai daerah.
Forum ini kerap dimanfaatkan untuk membangun jaringan bisnis, membuka peluang investasi, serta memperkuat peran diaspora dalam pembangunan daerah.
Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu melahirkan kolaborasi konkret yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel.
Dengan besarnya potensi jejaring saudagar Bugis-Makassar yang tersebar luas, PSBM dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong daya saing ekonomi daerah di tingkat nasional maupun global.(ams)





