IHSG Dibuka Turun 0,50% Usai Libur Panjang Lebaran

katadata.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka  merosot 0,50% ke level 7.071 pada perdagangan saham usai libur panjang Lebaran, Rabu (25/3).  Saat dibuka, nilai transaksi IHSG tercatat Rp 1,62 triliun dengan volume yang diperdagangkan tercatat 2,70 miliar dan kapitalisasi pasarnya menjadi Rp 12.511 triliun. 

 Padahal bursa Asia kini seluruhnya berada di zona hijau. Indeks Nikkei di Jepang naik 2,75%, Hang Seng tumbuh 1,02%, Shanghai Composite terangkat 0,92%, dan Straits Times terapresiasi 0,57%. 

Berikut pola pembukaan IHSG usai libur lebaran sepanjang 2020–2025:

TahunSentimen UtamaTanggal PenutupanIHSG PenutupanPerubahan (%)Tanggal PembukaanIHSG PembukaanPerubahan (%)2020Pandemi Covid-1920 Mei 20204,545-0,06%26 Mei 20204,5450,00%2021Recovery Covid-1911 Mei 20215,938-0,63%17 Mei 20215,950+0,20%2022Perang Rusia–Ukraina28 April 20227,228+0,45%9 Mei 20227,154-1,02%2023Pertumbuhan ekspor komoditas18 April 20236,821+0,50%26 April 20236,8210,00%2024Pemilu Presiden5 April 20247,286+0,45%16 April 20247,130-2,14%2025Konflik tarif dagang29 Maret 20256,510+0,59%8 April 20255,914-9,16%

Sumber: Maybank Sekuritas Indonesia

 Anjloknya sahami tengah gejolak konflik AS–Iran yang memasuki pekan keempat dan IHSG sudah anjlok hingga 14,33% dalam sebulan terakhir. 

Adapun Phintraco Sekuritas mengatakan pergerakan IHSG juga sejalan langkah pemerintah untuk efisiensi anggaran, terutama dengan menekan belanja Kementerian dan Lembaga. Hal itu untuk menjaga disiplin fiskal sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah juga mempertimbangkan kebijakan work from home (WFH) satu hari per minggu atau opsi kerja empat hari bagi ASN dan sektor swasta demi menekan konsumsi BBM. Investor kini menunggu kejelasan arah kebijakan yang akan diambil pemerintah.

Di sisi lain, kenaikan harga LNG berpotensi memberikan keuntungan bagi Indonesia sebagai eksportir. Indonesia memasok LNG ke sejumlah negara utama seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Phintraco Sekuritas juga menyebut gejolak harga minyak mentah dan gas mendorong bank sentral global bersiaga penuh terhadap potensi kenaikan inflasi. Pada pekan lalu, Federal Reserve, European Central Bank, Bank of England, Bank of Japan, dan Bank of Canada kompak menahan suku bunga di level masing-masing.

Federal Reserve juga masih memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps pada tahun ini. Namun, investor tidak lagi memasukkan proyeksi tersebut dalam perhitungan karena meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi.

“IHSG diperkirakan berpotensi melemah dan menguji level support  di 6.800–7.000,” tulis Phintraco dalam analisisnya, Rabu (25/3).  

 

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Bentuk Tim Selidiki Kasus Penusukan Maut WN Belanda di Bali
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman: Padukan Tenaga Lokal dan Internasional
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini: Ada di Posisi Berapa Timnas Indonesia dan Malaysia?
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Utak-atik Skema Lini Tengah Timnas Indonesia tanpa Playmaker, Pengamat: John Herdman Bakal Andalkan Kolektivitas
• 17 jam lalubola.com
thumb
Real Madrid, Liverpool, dan PSG Siap Beli Mahal, Bayern Munchen: Michael Olise tidak Dijual
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.