PJJ Tak Bisa Disamaratakan, DPR Minta Pemerintah Terapkan Secara Terbatas

suarasurabaya.net
11 jam lalu
Cover Berita

Lalu Hadrian Irfani Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB menyambut positif rencana pemerintah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.

Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berdampak pada penurunan kualitas pendidikan.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan PJJ secara luas. Kajian tersebut harus mencakup dampak terhadap capaian akademik siswa, kesenjangan akses pendidikan, hingga kondisi psikososial peserta didik.

“Kebijakan ini tidak boleh mengorbankan kualitas pendidikan. Pemerintah harus memastikan capaian belajar siswa tetap terjaga,” ujar Lalu Hadrian dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Ia juga melihat masih adanya ketimpangan infrastruktur digital di berbagai daerah. Jika tidak diantisipasi, penerapan PJJ secara menyeluruh justru berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan di Indonesia.

“Penerapan pembelajaran jarak jauh sebaiknya dilakukan secara selektif, bukan nasional, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya dukungan konkret dari pemerintah untuk menunjang pelaksanaan PJJ, seperti penyediaan akses internet, subsidi kuota, perangkat pembelajaran, serta peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan.

Selain itu, Lalu Hadrian juga mendorong adanya evaluasi rutin terhadap kebijakan tersebut agar pelaksanaannya tetap terkontrol dan dapat segera diperbaiki jika ditemukan kendala di lapangan.

“Evaluasi berkala sangat penting agar kebijakan ini bisa ditinjau ulang, bahkan dihentikan jika berdampak negatif terhadap mutu pendidikan,” tambahnya.

Ia berharap langkah penghematan energi yang dilakukan pemerintah tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas pembelajaran.

Sebelumnya, Pratikno Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyampaikan bahwa penerapan PJJ akan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran. Untuk kegiatan yang membutuhkan praktik langsung, pembelajaran tetap akan dilakukan secara tatap muka.

Pemerintah juga masih mengkaji sejumlah aspek lain, seperti penyesuaian distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta skema pembiayaan akses internet bagi siswa.(faz/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buka-bukaan Demokrat Anies Datang Temui SBY-AHY Tanpa Diundang
• 20 menit laludetik.com
thumb
Kas Vale Turun ke US$376 Juta pada 2025 di Tengah Lonjakan Belanja Investasi
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Diskon 20 Persen Tiket Kereta Eksekutif Berlaku Saat Arus Balik Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 61 Perjalanan
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Roh Yoon Seo Dikabarkan Tampil di Drakor My Reason to Die Bareng Lee Chae Min
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026, 128 Ribu Penumpang Padati Pelabuhan Bakauheni
• 50 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.