BGN Tegaskan Isu Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Pelajaran Daring Hoaks!

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara soal isu pemaksaan siswa yang mengikuti pembelajaran daring (online) untuk datang ke sekolah guna mengambil program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya mengatakan isu tersebut tidak benar atau hoaks.

Baca Juga :
Pelibatan Jamintel Kejagung Awasi MBG Cegah Penyimpangan Sebelum Jadi Kasus Hukum
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8%, Lewat MBG hingga Perumahan Rakyat

Dia menjelaskan pihaknya saat ini belum menyusun atau membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran MBG dalam kondisi pembelajaran daring.

"Sampai saat ini, pemerintah sendiri belum memutuskan kebijakan pembelajaran online pada anak-anak sekolah," kata Sony, dikutip dari ANTARA, Rabu, 25 Maret 2026.

Sony menambahkan, pelaksanaan Program MBG sejauh ini masih mengacu pada mekanisme yang berlaku di sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung secara tatap muka.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, utamanya yang beredar di media sosial. Setiap kebijakan resmi terkait MBG akan disampaikan langsung oleh BGN melalui kanal komunikasi yang kredibel.

BGN juga berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas gizi maupun tata kelola penyaluran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa di seluruh Indonesia.

"Jika nantinya ada kebijakan baru, termasuk dalam situasi pembelajaran daring, tentu akan kami kaji secara matang dan diumumkan secara resmi," tuturnya.

Sebelumnya, beredar isu bahwa pembelajaran siswa akan kembali dilaksanakan secara daring dalam rangka penghematan BBM, namun, pemerintah belum mengumumkan secara resmi terkait kebijakan tersebut.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti menyatakan tak setuju soal wacana kegiatan belajar bagi siswa sekolah kembali dilaksanakan secara daring mulai April 2026 demi kebijakan efisiensi atau strategi penghematan energi yang dilakukan pemerintah.

Belajar dari pengalaman COVID-19, menurut dia, strategi pembelajaran daring kurang efektif bagi siswa sekolah. Dia mengatakan bahwa wacana kebijakan itu perlu dikaji lebih mendalam.

"Pembelajaran secara daring pernah kita laksanakan ketika terjadi wabah COVID-19. Dan kita semua tahu sistem tersebut meninggalkan problem yang tidak sederhana bagi dunia pendidikan kita," kata Esti.

Baca Juga :
Prabowo Bakal Lanjutkan Program MBG: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik untuk Makan Rakyat
Jadi Standar Tinggi, SPPG di Sumba dan Tasikmalaya Bantu Dorong Pertanian Lokal
Kepala BGN Dorong Inovasi Menu MBG Kualitas Bintang 5 Lewat Chef Profesional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Diprediksi Menguat usai Trump Tunda Serang Iran
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menkes Imbau Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam: Ngantuk-Letih Penyebab Kecelakaan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Hari ke-7 Danur Libas Kuyank, Na Willa dan Senin Harga Naik Kompak 300 Ribu Penonton
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Diduga Kelaparan, Keluarga Pemudik ini Nekat Piknik Gelar Makan Bersama di Bahu Jalan Tol 
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
YLBHI Nilai Kasus Andrie Yunus Perlu Diusut Lewat Tim Independen
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.