Tarif Rp 1 Dongkrak Transportasi dan Wisata Jakarta saat Libur Lebaran

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pemprov DKI Jakarta mencatat tingginya antusiasme warga dalam memanfaatkan transportasi umum serta mengunjungi destinasi wisata saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan biaya transportasi publik seharga Rp 1 yang diberlakukan pada 21-22 Maret berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengguna.

“MRT yang memanfaatkan sejumlah 135.117 penumpang, atau naik 59% dari tahun sebelumnya. Jadi tahun lalu juga kita gratiskan, tetapi tahun ini penumpangnya lebih tinggi. LRT 9.987 penumpang, naik 6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Pramono usai halal bihalal dengan ASN DKI di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/3).

Tak hanya transportasi umum, lonjakan juga terjadi pada sektor pariwisata. Sejumlah destinasi populer di Jakarta mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama periode Lebaran.

“Selama periode Idul Fitri ini, jumlah kunjungan masyarakat ke tempat wisata juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Kawasan Monas dari tanggal 22 sampai 24 Maret yang berkunjung sejumlah 126.790 pengunjung. Kebun Binatang Ragunan 222.991 pengunjung. Ancol 155 ribu pengunjung,” ujarnya.

Pramono menilai tingginya mobilitas masyarakat ini turut didorong oleh program ‘Mudik ke Jakarta’.

“Sehingga dengan demikian, kami melihat bahwa program Mudik ke Jakarta mendapatkan sambutan yang cukup baik dan luar biasa dari publik. Dalam rangka itu, maka program Mudik ke Jakarta berlangsung sampai dengan tanggal 31 Maret dengan melibatkan berbagai kolaborator seperti Citilink, KAI, hotel, destinasi wisata, pusat perbelanjaan, dan berbagai promo,” jelas Pramono.

“Sampai dengan sebelum Lebaran kemarin, rekor transaksinya sudah Rp 21 triliun, dan kami berharap mudah-mudahan sampai dengan 31 Maret nanti bisa di atas Rp 25 triliun, mudah-mudahan,” sambung dia.

Ia menambahkan, program tersebut juga diikuti oleh sejumlah daerah lain di Indonesia, dengan nilai transaksi yang cukup besar.

“Dan program Mudik ke Jakarta juga ternyata diikuti oleh berbagai provinsi, di antaranya adalah dari Semarang dengan transaksi Rp 8 miliar, kemudian Surabaya Rp 6,2 miliar, dan seterusnya. Banyak provinsi-provinsi yang akhirnya memanfaatkan itu,” kata Pramono.

Di sisi lain, Pemprov DKI memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama periode mudik dan libur Lebaran.

“Pemerintah DKI Jakarta memastikan bahwa pelayanan publik Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Selama mudik Lebaran ini relatif tidak ada keluhan tentang pelayanan publik di lapangan,” tutup dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu China Kontak Araghchi: Komitmen Hentikan Perang Menyeluruh
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kasus Pembunuhan WNA di Bali, Koster Segera Temui Kapolda dan Pangdam
• 47 menit lalukumparan.com
thumb
Produksi Rokok RI Melonjak di Februari, Rekor Tertinggi Satu Dekade
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Militer Kolombia Bertambah Jadi 66 Orang
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dikira Robot Ternyata Orang Indonesia Asli
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.