‎Hacker Iran Disebut Serang Sistem 50 Juta Lebih UMKM dan Kamera CCTV Israel

katadata.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Peretas yang terkait dengan Iran telah meningkatkan serangan siber terhadap Israel. Para hacker ini disebut menghapus data lebih dari 50 usaha kecil atau UMKM dan membahayakan puluhan kamera keamanan atau CCTV, menurut seorang pejabat Israel.

Hacker yang berafiliasi dengan Iran telah menghancurkan data lebih dari 50 perusahaan kecil Israel dalam beberapa minggu terakhir, dengan sebagian besar perusahaan yang menjadi sasaran memiliki kerentanan keamanan siber sebelumnya.

Peretasan kamera publik di Israel oleh Iran telah menjadi tantangan bagi personel keamanan, dengan sekitar 50 kamera diretas dalam tiga minggu terakhir, menurut direktur jenderal Direktorat Siber Nasional Israel, dikutip dari Bloomberg, Rabu (25/2).

Direktur Jenderal Direktorat Siber Nasional Israel Yossi Karadi mengatakan kepada wartawan pada Selasa (24/3), bahwa Iran belum menyusup atau mengganggu infrastruktur penting seperti jaringan energi, bank, atau rumah sakit.

Israel, AS, dan Iran telah bertahun-tahun terlibat dalam operasi siber rahasia yang dirancang untuk mengumpulkan data sensitif atau menyabotase infrastruktur. Meskipun Iran jarang mengakui dampaknya, menteri energinya minggu ini mengatakan fasilitas air dan listrik rusak dalam serangan siber yang dituduhkan kepada AS dan Israel.

Awal bulan ini, kelompok aktivis digital pro-Iran Handala melakukan serangan siber terhadap perusahaan pembuat teknologi medis AS, Stryker Corp., yang untuk sementara melumpuhkan operasi global perusahaan tersebut. FBI kemudian mengaitkan kelompok Handala dengan dinas intelijen Iran.

Karadi, yang mengawasi pertahanan digital infrastruktur sipil, mengatakan bahwa lembaganya juga sedang menangani peretasan kamera publik di Israel oleh Iran. Lembaga ini mengatakan bahwa Iran sebelumnya telah menggunakan kamera keamanan rumah yang diretas selama konflik Juni untuk membantu penargetan rudal dan pengawasan.

Sekitar 50 kamera telah diretas dalam tiga minggu terakhir, katanya, menggambarkan pelanggaran tersebut sebagai tantangan bagi personel keamanan. Para pejabat dengan cepat menyelesaikan pelanggaran tersebut, menurut direktorat siber.

Sebagian besar operasi siber yang menargetkan warga Israel melibatkan rekayasa sosial atau kampanye pengaruh, beberapa di antaranya menargetkan pejabat pertahanan atau kerabat pilot tempur.

Laju serangan belum mereda meskipun apa yang digambarkan oleh para pengamat sebagai pemadaman internet hampir total di Iran sejak perang dimulai bulan lalu.

“Beberapa dari mereka menggunakan kemampuan satelit, tetapi ada juga cara lain yang dapat mereka gunakan untuk terus melakukan serangan siber,” kata Karadi.

Pada Minggu (22/3), Kementerian Energi Iran menuduh AS dan Israel melancarkan serangan terhadap fasilitas listrik dan airnya, menurut kantor berita semi-resmi ISNA. Serangan ini merusak sebagian jaringan pasokan air yang penting, menurut laporan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Banten targetkan 1,6 juta kunjungan wisatawan
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Rosé BLACKPINK Dikabarkan Bleaching Rambut Tiap 2 Minggu Selama 7 Tahun
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Saham BBNI Turun 8 Persen seiring Ex Dividen
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Kasus Kutipan Daging Ilegal di Aceh Barat Diselidiki
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tanda Usus Kotor yang Perlu Diperhatikan
• 14 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.