CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat, sekaligus membantah klaim Presiden AS, Donald Trump, terkait kemajuan pembicaraan antara kedua negara.
Mengutip Antara, Rabu (25/3), Kantor Berita Iran, IRNA melaporkan juru bicara Kemenlu Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa hingga kini Teheran belum terlibat dalam dialog apa pun dengan Washington.
Pernyataan ini sekaligus menganulir klaim sebelumnya dari Trump yang menyebut bahwa AS telah mencapai poin-poin kesepakatan penting dengan Iran serta melakukan kontak dengan seorang tokoh berpengaruh.
Menurut Baghaei, memang terdapat pesan dari sejumlah negara sahabat yang mengindikasikan keinginan Amerika Serikat untuk memulai pembicaraan guna mengakhiri konflik. Namun, Iran belum memberikan respons atas pesan tersebut.
Ia menegaskan bahwa sikap Iran tetap konsisten, termasuk terkait kebijakan di Selat Hormuz serta persyaratan yang diajukan untuk mengakhiri perang.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Trump mengungkapkan telah memerintahkan penundaan selama lima hari terhadap rencana serangan yang menargetkan fasilitas energi dan pembangkit listrik Iran. Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi yang “sangat baik dan produktif” dengan seorang tokoh Iran.
Laporan dari Reuters, yang mengutip pejabat Israel, menyebutkan bahwa AS diduga melakukan pendekatan dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Bahkan, disebutkan kemungkinan perundingan dapat berlangsung di Islamabad dalam waktu dekat.
Namun, Ghalibaf secara tegas membantah kabar tersebut melalui media sosial X dengan menyatakan, “tidak ada negosiasi yang telah dilakukan” dengan pihak Amerika Serikat.
Sementara itu, juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, juga menilai bahwa perundingan dengan AS tidak memiliki makna dalam situasi saat ini.
Ketegangan antara kedua negara pun masih berlanjut, di tengah spekulasi diplomatik dan potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.




