Pantau - Pemerintah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp89,5 triliun untuk memperluas Program Revitalisasi Satuan Pendidikan hingga mencapai 60.000 sekolah pada 2026.
Usulan Anggaran dan Target ProgramKepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan usulan tersebut masih dalam proses pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) melalui Kementerian Keuangan.
"Kemendikdasmen telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp89,5 triliun yang saat ini masih dalam proses pengusulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun 2026 melalui Kementerian Keuangan," ungkapnya.
Ia menjelaskan peningkatan target dilakukan sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto di sektor pendidikan.
"Jadi kalau 2025 dari 10.000 naik menjadi 16.000, kalau 2026 ini yang sudah dialokasikan sekitar 11.000 direncanakan akan ditambah hingga mencapai 60.000," ujarnya.
Capaian dan Dampak Program RevitalisasiQodari menyebut hingga Maret 2026, sebanyak 16.062 sekolah telah menyelesaikan pembangunan fisik dari target 16.167 sekolah pada 2025.
Program revitalisasi tidak hanya mencakup bangunan utama, tetapi juga fasilitas pendukung seperti toilet dan lingkungan belajar yang sehat.
Pemerintah memastikan seluruh proyek berjalan sesuai standar kualitas dan keamanan yang telah ditetapkan.
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui skema swakelola.




