Pengamat Dorong Pemerintah Terapkan Pembatasan Subsidi BBM Tepat Sasaran: Ada Aturannya

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Foto ilustrasi mobil isi bensin, mobil isi bbm (Sumber: Envato)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmi Radhi mendorong pemerintah menerapkan pembatasan subsidi bahan bakar minyak agar tepat sasaran sebagai penyelesaian jangka pendek dampak perang di Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Fahmi Radhi dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu (25/3/2026).

“Salah satunya adalah pembatasan subsidi BBM agar tepat sasaran. Karena Sri Mulyani (Eks Menteri Keuangan) pernah mengungkapkan setahun yang lalu itu ada sekitar Rp90 Triliun subsidi yang salah sasaran,” ucap Fahmi.

“Nah itu fokus aja, itu bisa mengatasi masalah jangka pendek ada penghematan dan yang nanggung cost tadi tidak harus UMKM, transportasi, tapi masyarakat yang memang mampu, dia harus beralih dari BBM yang disubsidi ke BBM yang nonsubsidi,” katanya.

Fahmi mengatakan, sebelumnya di pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo sudah pernah dibuat peraturan pemerintah soal pembatasan subsidi bahan bakar minyak agar tepat sasaran.

Namun, kata Fahmi, selama 10 tahun aturan itu hanya dibuat tanpa diterapkan.

Baca Juga: Pengamat: Pemerintah Jangan Berharap Banyak WFH Bisa Menghemat BBM

“Pemerintahan Jokowi hanya mewacanakan tapi tidak pernah diterapkan. Nah saya kira selain Work From Home, saya setuju itu. Tapi itu tidak jalan satu-satunya, ada kebijakan lain yakni pembatasan subsidi BBM agar tepat sasaran,” ucap Fahmi.

Di samping itu, Fahmi mendorong Indonesia untuk mengubah paradigma dengan beralih dari energi fosil ke energi terbarukan.

“Saya kira pidato Presiden di awal pemerintahannya sudah bilang, saya ingin mencapai ketahanan energi dengan resource yang dimiliki dalam negeri. Kita punya resource yang banyak sekali, tidak terhitung untuk energi baru terbarukan. Tapi memang kita nggak punya teknologi,” kata Fahmi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pembatasan subsidi bbm
  • subsidi bbm
  • bbm
  • bahan bakar minyak
  • penghematan bbm
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Catat 1.288 Kasus Kejahatan di Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Arus Balik Lebaran 2026 di Tangerang Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi 25 Maret
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Mobile Legends Milik Arab Saudi, China Jual Mahal
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tim SAR evakuasi wisatawan Inggris di perairan Gili Air Lombok
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Teheran Tiba-Tiba Gelap! Setelah Ancaman Trump, Dunia Diambang Perang Besar?
• 3 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.